KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Memperbaiki Keterampilan Teknik Dribble Bola Basket Menggunakan Metode Latihan Drill Variasidi Klub Bola Basket Indonesia Muda

Muhammad Rizaldi Arief

Abstrak


ABSTRAK

Bola basket adalah olahraga beregu yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Dalam olahraga bola basket ada 4 teknik dasar yaitu passing, dribble, shooting, lay up. Salah satu contoh teknik dasar yang diteliti yaitu dribble. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki keterampilan teknik dribble dengan menerapkan metode latihan drill variasi.

Kata Kunci:Bola basket, teknik dribble, metodedrill variasi

Dari observasi awal yang dilakukan untuk mengetahui rata-rata penguasaan gerak dan mengetahui apa yang perlu ditingkatkanuntuk memperbaiki keterampilan dribble atlet Klub Bola Basket Indonesia Muda, Peneliti mendapatkan hasil data bahwa pada teknik dribbleyang dimiliki masih dalam kategori cukup dan masih banyak yang perlu diperbaiki. Hal ini dapat dilihat dimana rata-ratapada penguasaan gerak awalan mencapai45,8%,pada posisi saat dribblemencapai44,4%,danpada saat akhiran mencapai41,63%. Dari hasil observasi yang dilakukan peneliti maka diperlukan perbaikan teknik dribbleatlet klub Indonesia Muda menggunakan metode drill variasi

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan (action research)dengan dua siklus. Pengumpulan data diperoleh dengan cara observasi. Terdapat empat tahapan dalam penelitian tindakan, yaitu

(1) perencanaan,

(2) pelaksanaan,

(3) pengamatan, dan

(4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah atlet Klub  bola basket Indonesia Muda yang berjumlah 12 atlet

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan terjadi perbaikan keterampilan teknik dribble menggunakan metode drill variasi pada atlet Klub bola basket Indonesia Muda. Pada observasi awal diperolehhasil rata-rata dariteknik dribble sebesar 43,9%. Pada siklus 1 terjadi perbaikan menjadi 60,60% dan pada siklus 2 terjadi perbaikan menjadi rata-rata 79,13%. Saran daripenelitian ini diharapkan hasil penelitian ini dapat diuji cobakan pada kelompok yang lebih luas dan disosialisasikan sehingga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Selain itu, diharapkan ada penelitian selanjutnya, untuk menguji tingkat efektivitas program latihan yang dikembangkan