KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Puzzle Kancing Buatan Untuk Proses Pembelajaran Bilangan Siswa Kelas I Sekolah Dasar

sumiatun sumiatun

Abstrak


ABSTRAK

Sumiatun. 2014. Pengembangan Media Puzzle Kancing Buatan Untuk Proses Pembelajaran Bilangan Siswa Kelas I Sekolah Dasar. Tesis, Program Studi S2 Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(1)Dr. Edy Bambang Irawan, M.Pd., (II)Dr. H. Sulton, M.Pd.

 

Kata Kunci: Media Puzzle Kancing Buatan,  Proses pembelajaran Bilangan

           

Pembelajaran bilangan dalam  konteks  pembelajaran tematik hendaknya sesuai dengan karakteristik siswa dan  mengacu  pada tahapan  penanaman konsep tbilangan Dienes. Pada pembelajaran tematik di lapang  berdampak pada semua perangkat pembelajaran  khususnya ketersedia media yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang, ditemukan ketersediaan media pembelajaran tematik  kurang mengaktifkan siswa dan pemahaman guru tentang tahapan penanaman konsep bilangan kurang.. Salah satu pemecahan masalah  adalah dengan memilih mengembangkan media puzzle kancing buatan  yang sesuai dengan karakteristik siswa. Media puzzle kancing buatan dapat menjadi pilihan media oleh guru dalam  pembelajaran tema alam  yang mengaktifkan siswa dan sesuai dengan perkembangan anak.                                                                                                      

Tujuan penelitian dan pengembangnan ini adalah menghasilkan sebuah media puzzle kancing buatan yang dikembangkan untuk proses pembelajaran bilangan pada tema alam di kelas I SD.  Media dilengkapi dengan buku seri menggunting dan menempel. Produk yang dihasilkan diukur berdasarkan tingkat kevalidan, keterterapan, dan keefektifannya. Penelitian dan pengembangan menggunakan model pengembangan hasil modifikasi model pengembangan Borg & Gall serta Akbar & Sriwiyana. Model pengembangan terdiri dari 6 langkah yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) validasi ahli, (5) uji coba produk, dan (6) produk akhir.                                                                                                                                           

Ujicoba produk terdiri atas uji coba ahli dan uji coba terbatas. Hasil validasi ahli terhadap kelayakan  media sebagai APM maupun  kontens isi  persentase sebesar 77,14% dengan kategori sangat valid. Uji coba terbatas dilakukan untuk mengetahui keterterapan dan keefektifan.Tingkat keterterapan produk mencapai 78,5% dengan kategori cukup tinggi. Tingkat keefektifan produk mencapai 80% dengan kategori sangat baik.Berdasarkan data diatas, produk yang telah dikembangkan dapat dikatakan  valid,memiliki keterterapan cukup tinggi dan memiliki keefektifan baik.

Saran pemanfaatan media puzzle kancing buatan dalam pembelajaran terletak pada pemberian pengalaman pada siswa utuk memasang kancing atau menghias baju dengan kancing jumlah tetentu dan merangkai kancing hingga membentuk kancing puluhan. Media puzzle kancing buatan disarankan dapat didesiminasikan dalam skala luas dengan memperhatikan karakteristik siswa dan mmperhatikan proporsi banyak siswa dan media yang seimbang. Media Puzzle Kancing Buat

ABSTRAKS

umiatun. 2014. Pengembangan Media Puzzle Kancing Buatan Untuk Proses Pembelajaran Bilangan Siswa Kelas I Sekolah Dasar. Tesis, Program Studi S2 Pendidikan Dasar, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(1)Dr. Edy Bambang Irawan, M.Pd., (II)Dr. H. Sulton, M.Pd.

Kata Kunci: Media Puzzle Kancing Buatan,  Proses pembelajaran Bilangan

Pembelajaran bilangan dalam  konteks  pembelajaran tematik hendaknya sesuai dengan karakteristik siswa dan  mengacu  pada tahapan  penanaman konsep tbilangan Dienes. Pada pembelajaran tematik di lapang  berdampak pada semua perangkat pembelajaran  khususnya ketersedia media yang sesuai. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang, ditemukan ketersediaan media pembelajaran tematik  kurang mengaktifkan siswa dan pemahaman guru tentang tahapan penanaman konsep bilangan kurang.. Salah satu pemecahan masalah  adalah dengan memilih mengembangkan media puzzle kancing buatan  yang sesuai dengan karakteristik siswa. Media puzzle kancing buatan dapat menjadi pilihan media oleh guru dalam  pembelajaran tema alam  yang mengaktifkan siswa dan sesuai dengan perkembangan anak.                                                                                                      Tujuan penelitian dan pengembangnan ini adalah menghasilkan sebuah media puzzle kancing buatan yang dikembangkan untuk proses pembelajaran bilangan pada tema alam di kelas I SD.  Media dilengkapi dengan buku seri menggunting dan menempel. Produk yang dihasilkan diukur berdasarkan tingkat kevalidan, keterterapan, dan keefektifannya. Penelitian dan pengembangan menggunakan model pengembangan hasil modifikasi model pengembangan Borg & Gall serta Akbar & Sriwiyana. Model pengembangan terdiri dari 6 langkah yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) validasi ahli, (5) uji coba produk, dan (6) produk akhir.                                                                                                                                           Ujicoba produk terdiri atas uji coba ahli dan uji coba terbatas. Hasil validasi ahli terhadap kelayakan  media sebagai APM maupun  kontens isi  persentase sebesar 77,14% dengan kategori sangat valid. Uji coba terbatas dilakukan untuk mengetahui keterterapan dan keefektifan.Tingkat keterterapan produk mencapai 78,5% dengan kategori cukup tinggi. Tingkat keefektifan produk mencapai 80% dengan kategori sangat baik.Berdasarkan data diatas, produk yang telah dikembangkan dapat dikatakan  valid,memiliki keterterapan cukup tinggi dan memiliki keefektifan baik.Saran pemanfaatan media puzzle kancing buatan dalam pembelajaran terletak pada pemberian pengalaman pada siswa utuk memasang kancing atau menghias baju dengan kancing jumlah tetentu dan merangkai kancing hingga membentuk kancing puluhan. Media puzzle kancing buatan disarankan dapat didesiminasikan dalam skala luas dengan memperhatikan karakteristik siswa dan mmperhatikan proporsi banyak siswa dan media yang seimbang. Media Puzzle Kancing Buatan  dapat dikembangkan lebih lanjut pada tema pembelajaran yang berbeda, serta untuk proses pembelajaran di kelas tinggi dan operasi bilangan yang lain.

an  dapat dikembangkan lebih lanjut pada tema pembelajaran yang berbeda, serta untuk proses pembelajaran di kelas tinggi dan operasi bilangan yang lain.