KARYA DOSEN Fakultas Ilmu Keolahragaan UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan pembelajaran keterampilan atletik modifikasi lari sambung dengan pendekatan outbound training Dalam pembelajaran pendidikan jasmani Melalui vcd pada kelas x di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo

hendra agus wardana

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

ABSTRAK

 

Agus Wardana, Hendra. 2013. Pengembangan pembelajaran keterampilan atletik modifikasi lari sambung dengan pendekatan outbound training Dalam pembelajaran pendidikan jasmani Melalui vcd pada kelas x di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo. Pembimbing: (I) Drs. Tatok Sugiarto, S.Pd, M.Pd, (II) Dra. Sulistyorini, M.Pd.

 

Kata Kunci: Lari Sambung, Outbound Training, VCD, SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo.

Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau beranting dalam satu regu terdapat empat orang pelari. Pembelajaran lari sambung (estafet) ini dapat dilakukan dengan pendekatan Outbound training. Hal ini dikarenakan Outbound training merupakan kegiatan belajar mandiri yang sangat luas mulai dari mengatasi rasa takut, ketergantungan, dan percaya diri sehingga dapat mengenal jati diri dan mau mendengarkan orang lain. Di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo, dapat disimpulkan bahwa 80% siswa menganggap pembelajaran lari sambung (estafet) tidak menyenangkan. Hal ini dikarenakan penyampaian materi yang kurang menarik dan kurang variasi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan model permainan dengan pendekatan outbound yang menyenangkan dalam pembelajaran lari sambung (estafet) kelas X-2 di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo. Sehingga dengan adanya model-model permainan ini, dapat membuat siswa-siswi senang dan tertarik dengan pelajaran lari sambung (estafet).

Rancangan penelitian ini menggunakan metode pengembangan, model penelitian pengembangan Video Compact Disk (VCD) atletik lari sambung (Estafet) sebagai media pembelajaran ini mengacu pada model penelitian pengembangan Borg and Gall (1983:775) terdapat 10 langkah tetapi peneliti memodifikasi menjadi 7 langkah. Data yang diperoleh dari analisis kebutuhan (data yang diperoleh dari penyebaran angket kepada siswa kelas X dan guru penjas di SMA Negeri 1 Leces Kabupaten Probolinggo) sebanyak 10 siswa menyatakan setuju jika diadakan model permainan dengan pendekatan outbound yang menyenangkan dalam pembelajaran lari sambung (estafet) dan Guru penjas menyatakan pernah memberikan pembelajaran lari estafet kepada siswanya sebanyak 2x pertemuan.

Tetapi materi kurang bisa diserap dengan sempurna oleh siswa. Data hasil evaluasi ahli pembelajaran, ahli media, ahli outbound dan ahli atletik menyatakan susunan kalimat dan bahasa dalam materi permainan outbound sudah sesuai dengan bahasa indonesia yang baik yaitu komunikatif, mudah dipahami dan dimengerti cukup sesuai sehingga menambah wawasan siswa dan meningkatkan minat belajar siswa. Model permainan outbound memiliki total persentase >80%. Sehingga Sebagian besar siswa menyatakan pembelajaran lari sambung (estafet) dengan pendekatan outbound sangat jelas dan sangat membantu dalam belajar lari sambung (estafet).