KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengelolaan dan Strategi Pengembangan Industri Kecil Kerajinan Genteng dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja (Studi Kasus: Perusahaan Genteng Super Sonic di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang)

Sari Devi Juwita

Abstrak


RINGKASAN

Sari, Devi Juwita. 2018. Analisis Pengelolaan dan Strategi Pengembangan Industri Kecil Kerajinan Genteng dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja (Studi Kasus: Perusahaan Genteng Super Sonic di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang). Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Nasikh, S.E., M.P., M.Pd

Kata Kunci: Pengelolaan, Pengembangan, Industri Genteng, Kesejahteraan Pekerja.

Saat ini industri kerajinan genteng mengalami penurunan jumlah usaha yang disebabkan oleh ketatnya persaingan usaha. Seperti pada industri genteng di Desa Mangliawan Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Untuk itu perlu adanya pengelolaan dan strategi pengembangan yang tepat untuk menghadapi persaingan usaha. Industri genteng Super Sonic merupakan salah satu industri genteng yang mampu bertahan hingga saat ini dan industri genteng terbesar di Desa Mangliawan sehingga dianggap lebih berpengaruh besar terhadap kesejahteraan pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan dan strategi pengembangan yang dilakukan industri genteng Super Sonic serta keterkaitannya dengan kesejahteraan pekerja pada industri tersebut.

Metode analisis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Alat analisis data yang digunakan yaitu fungsi Planning, Organizing, Actuating dan Controlling untuk menganalisis pengelolaan industri. Selain itu, untuk menganalisis strategi pengembangan industri terdapat dua tahap yaitu tahap masukan dan tahap pencocokan. Pada tahap masukan menggunakan matriks Internal Factors Analysis Strategic (IFAS) dan matriks Eksternal Factors Analysis Strategic (EFAS). Lalu tahap pencocokan menggunakan matriks SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) dan matriks IE (Internal-Eksternal). Sebandingkan indikator BPS digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan pekerja sesudah dan sebelum bekerja di industri genteng Super Sonic.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pada industri genteng Super Sonic belum optimal dan strategi pengembangan belum terencana dengan baik, sehingga industri tersebut belum mampu meningkatkan kesejahteraan karyawan secara signifikan yaitu hanya sekitar 36% saja karyawan yang mengalami peningkatan kesejahteraan. Untuk itu perlu adanya strategi pengembangan industri guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terserap dalam industri tersebut yaitu dengan analisis SWOT dan matriks IE dengan hasil kekuatan industri sebesar 1,75, kelemahan sebesar 1,24, peluang sebesar 1,50 dan ancaman sebesar 1,76. Maka perumusan strategi pengembangan yang tepat adalah dengan menerapkan strategi ST (Strengths-Threats) yaitu dengan meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan keunggulan produk.

SUMMARY

Sari, Devi Juwita. 2018. Management Analysis and Development Strategy of Tile Crafts as Small Industry in Effort to Improve Workers Welfare (Case Study: Super Sonic Tile Company in Mangliawan Village, Pakis, Malang). Sarjana’s Thesis, Department of Economics Development, Faculty of Economic, Universitas Negeri Malang. Advisor: Dr. Nasikh, S.E., M.P., M.Pd.

Keywords: Management, Development, Tile Industry, Workers Welfare.

Currently the tile craft industry has decreased the number of business due to intense business competition. Such as tile industry in Mangliawan, Pakis, Malang. For this reason, it is necessary appropriate management and development strategy to overcome business competition. Super Sonic tile industry is one of the tile industry that can survive until now and the largest tile industry in Mangliawan, Pakis, Malang, so that it is considered to have the greater influence against the workers welfare. This study discussed the Super Sonic tile industry and focused on how good management and development strategy which expected to improve the welfare of surrounding communities absorbed in the industry. This study aimed to analyze the management and development strategy that conducted by Super Sonic tile industry, and also its correlation with welfare of workers in that industry.

Analytical method used was qualitative approach. Data analysis tool used in this study was the functions of Planning, Organizing, Actuating and Controlling to analyze industrial management. In addition, there were two stages to analyze the industrial development strategy they were input stage and matching stage. Input stage consisted of the use of Internal Factors Analysis Strategic matrix (IFAS) and Eksternal Factors Analysis Strategic matrix (EFAS). Then, matching stage used SWOT matrix (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) and IE matrix (Internal-External). BPS indicator was used to measure the level of employee welfare before and after working in Super Sonic Tile Industry.

The results showed that the management of Super Sonic tile industry had not been optimal and the development strategy had not been well planned, so that the industry had not been able to significantly improve employee welfare, only about 36% of employees who had experienced increased welfare. For this reason, Super Sonic tile industry needed a development strategy to improve the welfare of the employee who absorbed in the industry by using SWOT analysis and IE matrix with industry’s strength of 1.75, weakness of 1.24, opportunity of 1.50 and threat of 1.76. Thus, the formulation of appropriate development strategy for Super Sonic tile industry could be conducted by implementing the ST strategy (Strength-Threat), by increasing market share and increasing the excellence of product.