KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pelatihan dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan Call Center PT.Infomedia, Malang)

Rani Pangesti

Abstrak


Sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan harus dikelola dengan baik agar terwujud antara kebutuhan karyawan dengan tuntutan dari perusahaan. Perusahaan selalu berusaha agar karyawan dapat bekerja dengan baik. Salah satu cara yang dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan memperhatikan faktor penyebab peningkatan dan penurunan kinerja dari para sumber daya manusia yang dimilikinya, sebab sumber daya manusia mempunyai peranan yang penting untuk mewujudkan tujuan dariperusahaan. Dalam meneliti penyebab peningkatan dan penurunan kinerja karyawan peneliti mengamati ada 2 faktor yakni pelatihan dan lingkungan kerja non fisik. Penelitian pada call center PT.Infomedia Malang ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kondisi pelatihan, lingkungan kerja non fisik, dan kinerja karyawan call center bagian agent complain; (2) pengaruh pelatihan secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (3) pengaruh lingkungan kerja non fisik secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Data yang diperoleh melalui wawancara dengan beberapa karyawan yang ada diperusahaan tersebut serta penyebaran kuesioner kepada sampel sebanyak 92 karyawan call center bagian agent complain. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: (1) kondisi pelatihan masuk dalam kategori baik, lingkungan kerja non fisik masuk kategori baik, dan kinerja karyawan masuk dalam kategori baik; (2) pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan call cenetr PT.Infomedia; (3) lingkungan kerja non fisik berpengarh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan call center PT.Infomedia. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyarankan: (1) Agar pihak PT.Infomedia khususnya pimpinan untuk sesekali mendampingi karyawan pada saat bekerja agar pimpinan mengetahui kesulitan apa yang dirasakan oleh karyawan; (2) diharapkan karyawan agar lebih ditingkatkan lagi dalam menjalankan tugasnya terutama menerapkan prosedure kerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan pada saat bekerja; (3) Untuk pimpinan perlu memberikan variansi bonus bagi karyawan yang memiliki prestasi seperti misalnya bagi karyawan yang mendapatkan kinerja baik akan diberi bonus pergi berlibur atau karyawan yang kinerjanya baik dan dapat dipertahankan selama 3 bulan akan mendapatkan sebuah I-Phone, karena dapat membuat karyawan menjadi semangat.