KARYA DOSEN Fakultas Ekonomi UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Ekspor, Nilai Tukar dan Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014

KARTIKA ROSE RACHMADI

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel ekonomimakro: ekspor, nilai tukar dan inflasi terhadap indeks harga saham gabungan pada Bursa Efek Indonesia periode 2010-2014. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel ekonomi makro secara simultan memberikan pengaruh signifikan terhadap IHSG periode 2010-2014. Secara parsial, ekspor dan nilai tukar berpengaruh positif signifikan sedangkan inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap IHSG. Besarnya pengaruh yang disebabkan oleh ketiga variabel independen tersebut adalah sebesar 63,6%, sedangkan sisanya sebesar 36,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model penelitian ini.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua varibael makro tersebut berpengaruh terhadap IHSG dimana ekspor mempunyai pengaruh signifikan karena naik turunnya eskpor mempengaruhi pendapatan perusahaan yang aktif melakukan ekspor yang selanjutnya akan direspon investor sebagai informasi keputusan membeli atau menjual saham. Selanjutnya nilai tukar rupiah yang berpengaruh signifikan terhadap IHSG karena jika nilai tukar terdepresiasi maka harga bahan baku yang diimpor akan mahal yang akan mempengaruhi kenaikan bahan baku produksi dan akan mengurangi keuntungan perusahaan. Hal ini yang mengakibatkan terjadinya penurunan harga saham yang selanjutnya akan menurunkan Indeks Harga Saham Gabungan. Untuk Inflasi diperoleh hasil yang tidak signifikan karena semakin tinggi angka inflasi hal itu memiliki arti bahwa tingkat harga saham pada sebuah perusahaan mengalami penurunan dan sebaliknya