SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Potensi Longsor Plengsengan Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen Kota Malang Dengan Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR).

Imroatul Magfiroh

Abstrak


ABSTRAK

 

Magfiroh, Imroatul. 2010. Studi Potensi Longsor Plengsengan Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen Kota Malang Dengan Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR). Skripsi, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Arif Hidayat, M.Si (II) Drs. Yoyok Adisetio Laksono, M.Si

 

Kata kunci: Ground Penetrating Radar (GPR), Longsor Plengsengan, Geoscan 32, Oro-oro Dowo.

Metode GPR (Ground Penetrating Radar) atau georadar telah digunakan di DAS (Daerah Aliran sungai) Brantas, tepatnya di Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen Kota Malang untuk mengetahui potensi longsor plengsengan berdasarkan perbedaan sifat pantulan dari lapisan bawah permukaan. Dalam penelitian ini dilakukan pada tiga daerah penelitian yaitu Rt 04 Rw 01, gang 4 dan gang 10 Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen Kota Malang.

Frekuensi antenna yang digunakan dalam pengukuran adalah 1700 MHz. Data georadar yang diperoleh diolah dengan menggunakan perangkat lunak geoscan 32. Telah dilakukan pengolahan data dengan perhitungn epsilon dengan hiperbola dan mencari kecepatan gelombang dengan inklinasi. Hasil dari pengolahan data dibandingkan dengan harga kecepatan gelombang radar dan konstanta dielektrik berbagai medium.

Dari hasil interpretasi data didapat material yang terdapat di plengsengan Daearh Aliran sungai (DAS) Brantas Kelurahan Oro-oro Dowo Kecamatan Klojen Kota Malang adalah didominasi oleh beton, pasir, lempung, lanau dan pada daerah penelitian 3 terdapat adanya rongga udara. Selain itu pada daerah penelitian plengsengannya termasuk masih bagus meskipun ada beberapa yang telah mengalami retakan, dan pada daerah penelitian 2 dan 3 terdapat daerah yang berpotensi longsor karena pada daerah tersebut terdapat material berupa lanau dan juga terdapat adanya rongga udara