SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Brain Based Learning terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI MIA MAN 1 Malang

Riza Billy Sasmita Esa

Abstrak


ABSTRAK

 

Esa, Riza Billy Sasmita. 2017. Pengaruh Model Brain Based Learning terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI MIA MAN 1 Malang. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Asim, M.Pd. (II) Drs. Dwi Haryoto, M.Pd.

 

Kata Kunci: Brain Based Learning, pemahaman konsep,

 

Pembelajaran fisika di kelas masih kurang efektif terlihat dari masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mempelajari fisika. Kesulitan terjadi karena siswa merasa jenuh, bosan dan benci dengan pembelajaran. Oleh karena itu, perlu suatu model pembelajaran yang mengatasi kejenuhan dan kebosanan siswa sehingga menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Model Brain Based Learning merupakan model yang didasarkan pada kinerja otak secara alami dengan penekanan pada pembelajaran yang bermakna (meaningful learning ) dan pengaturan lingkungan belajar yang memadai dengan otak. Model terebut diharapkan mampu mengatasi kebosanan dan kejenuhan siswa sehingga siswa menjadi lebih mudah mempelajari konsep-konsep fisika. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep fisika dari kelompok siswa yang belajar dengan model Brain Based Learning lebih tinggi daripada pemahaman konsep fisika dari kelompok siswa yang belajar dengan model konvensional.

Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2017 di MAN 1 Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desainnonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan di 2 kelas yang terdiri dari kelas eksperimen yaitu kelas XI MIA 5 dan kelas kontrol yaitu kelas XI MIA 4 dengan teknik purposive sampling. Kelas eksperimen diberi perlakuan berupa penerapan model pembelajaran Brain Based Learning sedangkan kelas kontrol diberi perlakuan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah, diskusi, dan presentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan obervasi keterlaksanaan pembelajaran. Instrumen tes menggunakan 30 soal pilihan ganda dengan 10 soal untuk pretest dan 20 soal untuk posttest. Teknik analisis data menggunakan t-Test: Two-Sample Assuming Equal Variances  dengan bantuan Microsoft Excel 2013 untuk mengkaji perbedaan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran fisika.

Hasil uji statistik dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan bahwa thitung=4,175 > ttabel=1,672, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hail uji statistik tersebut yaitu pemahaman konsep fisika dari kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Brain Based Learning lebih tinggi daripada pemahaman konsep fisika dari kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional.