SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan modul fisika berbasis guided inquiry untuk membantu siswa kelas X menerapkan hukum-hukum fluida statis pada kehidupan sehari-hari

Yunus Prasetyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prasetyo,Yunus. 2016. Pengembangan Modul Fisika Berbasis Guided Inquiry untuk MembantuKelas X MenerapkanHukum-hukumFluidaStatispadaKehidupanSehari-hari. Skripsi, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Haryoto, M.Pd., (II) Sugiyanto, S.Pd, M,Si.

 

Keywords:modulfisika,guided inquiry, kurikulum 2013

 

Pendekatanscientificmerupakan proses pembelajaran yang dilaksanakandengandipanduskor-skor, prinsip-prinsip, ataukriteriailmiah (Kemendikbud, 2013). Pembelajaranmerupakan proses ilmiah, karenaitukurikulum 2013 mengamanatkanesensipendekatanilmiahdalampembelajaran.Metodeilmiahmerujukpadateknik-teknikinvestigasiatasfenomena, danmemperolehpengetahuanbaru. Untukdapatdisebutilmiah, metodepencarian (method of inquiry) harusberbasispadabukti-buktidariobjek yang dapatdiobservasi, empiris, danterukurdenganprinsip-prinsippenalaran yang spesifik. Model yang tepatuntukmendukungkegiatanilmiahsesuaituntutankurikulum 2013 adalahinquiry.Berdasarkankegiatanwawancaramenghasilkanbahwa guru telah menerapkanmodel pembelajaran inquiry, akan tetapi pembelajaran yang dilaksanakan guru belum menghasilkan pencapaian optimal. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya bahan ajar yang tersedia belum memenuhi tuntutan kurikulum 2013, namun berdasarkan studi pustaka yang telah dilakukan di beberapa toko buku di kota malang belum ditemukan buku yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013.Oleh karena itu, dilakukanlah pengembangan modul fisika berbasis guided inquiry untukmembantukelas X menerapkanhukum-hukumfluidastatispadakehidupansehari-hari.

PenelitianinimerupakanpenelitianpengembanganmenggunakanmetodeFour-D Model yang diadaptasimenjadi3tahap, yaitu: 1)tahappendefinisian (define),2)tahapperancangan (design),3) tahappengembangan (develelop).Validasi ahlidilakukan olehsatudosenjurusanfisika.Ujicobaterbatasdilakukanoleh guru dansiswa. Hasil dari validasi dan uji coba terbatas digunakan untuk dasar revisi produk. Revisi dilakukan dua tahap, yaitu: 1) revisi setelah validasi dan 2) revisi setelah uji coba.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis guided inquiry untuk membantu siswa kelas X menerapkan hukum-hukum fluida statis pada kehidupan sehari-hari ini layak denganpersentase 80,56 untuk buku siswa dan 79,22 untuk buku guru dari validator ahli yang berarti valid.Sedangkan dari pengguna modul diperoleh persentase 84,01 untuk buku siswa dan 89,76 untuk buku guru dari masing-masing pengguna. Hal iniberartimodul yang digunakansudahlayakuntukdigunakandalampembelajaran. Modul yang dikembangkanmemilikikelebihanberupapenggunakanpendekatansaintifikdan model guided inquiry.Adapunkekurangannya, yaitupenggunaanbahasa yang masihkurangsesuaidenganEYD dankurangjelas, namunpenelitisudahmemperbaikinyasetelahmemperolehkomentardan saran dari validator danresponden.