SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Antara Elektrolisis Air (H2O) dengan Elektrolisis Menggunakan Magnet Permanen

Linda Astutik

Abstrak


ABSTRAK

 

Astutik, Linda. 2017. Perbedaan Antara Elektrolisis Air (H2O) dengan Elektrolisis Menggunakan Magnet Permanen. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sutrisno, M.T., (II) Daeng Achmad Suaidi, S.Si,M.Kom.

 

Kata Kunci : Elektrolisis, Medan Magnet

 

Elektrolisis air sebagai sumber hidrogen telah lama dipelajari dan diteliti. Pada umumnya untuk mempercepat proses elektrolisis digunakan katalis atau larutan elektrolit dalam memproduksi gas hidrogen ataupun gas-gas lainnya. Elektrolisis merupakan suatu perubahan proses kimia atau reaksi dekomposisi dalam suatu elektrolit oleh arus listrik. Untuk mempercepat proses elektrolisisselain menggunakan katalis dalam penelitian ini akan digunakan medan magnet.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan proses elektrolisis saat dikenai medan magnet dan tidak dikenai medan magnet, serta mempelajari pengaruh yang diakibatkan medan magnet terhadap proses elektrolisis.

Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik independen sampel t-test, untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan medan magnet terhadap proses elektrolisis maka analisis data dilakukan dengan dua cara, analisis pertama dilakukan perhitungan secara manual dan analisis kedua menggunakan program SPSS.

Hasil analisis data menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara elektrolisis air dengan elektrolisis menggunakan magnet. Hal ini dapat diketahui dari perhitungan secara manual bahwa nilai thit> ttab dan dari program SPSS diketahui bahwa nilai signifikansi harga kritik distribusi student t lebih besar dibandingkan nilai signifikansi (2-tailed) pada data.