SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pemberian Feedback Formatif Online Materi fluida Dinamis Berbasis Soal-soal Isomorfik Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Sulistyowati . Sulistyowati

Abstrak


ABSTRAK

 

Fluida dinamis merupakan salah satu mata pelajaran fisika, yang dalam penyelesaian masalahnya mensyaratkan siswa untuk terampil menggunakan matematika yang dihubungkan dengan fakta dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, siswa cenderung mengalami berbagai kesulitan dalam memecahkan permasalahan fisika dan prestasi belajar siswa menjadi rendah. Salah satu sumber kesulitan siswa dalam memecahkan permasalahan fisika adalah kurangnya latihan mengerjakan soal. Kesulitan lain yang dialami siswa dalam mempelajari fisika adalah siswa tidak mendapat feedback secara cepat setelah mengerjakan soal. Hal ini terjadi karena kurang tersedianya perangkat dan sistem asesmen fisika yang dapat memberikan feedback secara cepat dan efisien pada siswa.

Inovasi yang dilakukan yaitu, menggunakan tes formatif isomorfik dengan feedback berbasis web. Tes formatif isomorfik dilakukan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pilihan ganda kepada siswa, dimana dalam satu indikator terdapat 3 pertanyaan yang bervariasi pada permasalahannya. Solusi pada ketiga pertanyaan tersebut dapat dipecahkan menggunakan prinsip/ konsep yang sama. Dengan memanfaatkan web indoasses yang dikembangkan oleh Kusairi, soal formatif isomorfik dan feedback (nilai dan tingkat kemampuan siswa) dapat diinformasikan kepada masing-masing siswa dengan lebih cepat dan mudah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah mendapatkan feedback formatif online. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ex-post facto. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di SMA Negeri 7 Malang yang berjumlah 3 kelas.

 

Selama pembelajaran fluida dinamis, siswa diberi empat kali try out oleh guru fisika. Setelah memperoleh data hasil try out dari guru fisika, siswa dikelompokkan menjadi 3 kelompok berdasarkan banyaknya try out yang dikerjakan. Kelompok 1 adalah siswa yang tidak mengerjakan try out, kelompok 2 adalah siswa yang mengerjakan 1-2 try out, dan kelompok 3 adalah siswa yang mengerjakan 3-4 try out. Kemudian ketiga kelompok diberi post-test akhir materi untuk mengetahui perbedaan prestasi belajarnya.