SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Siklus Freezing-Thawing dan Filler Magnetik terhadap Sifat Magnetik dan Sifat Elastisitas Ferogel Fe3O4/PAA/PVA

Hikmah Hifdziyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Ferogel merupakan hidrogel komposit magnetik nano yang disintesis dari partikel nano Fe3O4 dan hidrogel. Ferogel telah banyak digunakan dalam bidang biomedis, hipertermia, otot buatan, pembalut luka dan lain-lain. Hidrogel yang digunakan dalam penelitian ini adalah polyacrylic acid (PAA) dan polyvinyl

 

alcohol (PVA). Kajian pengaruh siklus freezing-thawing (FT) terhadap sifat magnetik tidak banyak mengungkapkan analisis ukuran partikel dan momen magnetik, sementara dua parameter tersebut merupakan salah satu parameter yang penting dalam analisis sifat magnetik ferogel. Untuk itu kajian ferogel berbasis Fe3O4/PAA/PVA dengan pengaruh siklus FT terhadap sifat magnetik dan konsentrasi filler magnetik terhadap sifat elastisitas perlu dikaji lebih lanjut dalam penelitian ini. Sampel dengan variasi siklus FT digunakan untuk pengujian sifat magnetik ferogel, sedangkan pada sampel dengan konsentrasi filler magnetik digunakan untuk pengujian sifat elastisitas ferogel. Partikel nano Fe3O4 dan ferogel Fe3O4/PAA/PVA dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffractometer (XRD) untuk mengetahui fase struktur dan ukuran kristal, Transmission Electron

Microscopy (TEM) digunakan untuk mendapatkan informasi morfologi dan ukuran partikel nano, Fourier Transformation Infra-red (FTIR) untuk mengamati interaksi molekul dengan menggunakan radiasi elektromagnetik, Vibrating

 

Sample Magnetometer (VSM) untuk mengetahui sifat magnetik ferogel dan set alat uji elastisitas yang terdiri dari medan magnet permanen 400 mT untuk mengetahui tingkat pemuluran ferogel. Berdasarkan analisis refinement pada hasil pengujian XRD menggunakan ICSD nomor 0000945 diperoleh ukuran partikel 8,95 nm yang terkonfirmasi dengan baik pada pengujian TEM, yaitu 8,37 nm. Berdasarkan hasil pengujian FTIR, terdapat tiga komponen utama penyusun ferogel Fe3O4/PAA/PVA sehingga terkonfirmasi adanya pita vibrasi Fe3O4, PAA dan PVA. Selanjutnya pada uji VSM diperoleh nilai magnetisasi saturasi pada rentang 20 sampai 35 emu/g dan nilai medan koersivitas mendekati 0 yang menginterpretasikan sifat superparamagnetik. Pada pengujian elastisistas diperoleh data pemuluran dan medan magnet ambang akibat pengaruh konsentrasi filler magnetik. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan meningkatnya konsentrasi filler magnetik akan menurunkan nilai medan magnet ambang dan meningkatkan besar pemuluran yang dialami ferogel. Dari penelitian ini terlihat bahwa ferogel sangat potensial untuk berbagai bidang. Sehingga perlu dilakukan penelitian selanjutnya terhadap aplikasi ferogel untuk meningkatkan nilai guna yang lebih bermanfaat ke depannya.