SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMAN 1 Pacet

Nur Lailatul Mahgfiroh

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahgfiroh, Nur Lailatul. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) terhadap Prestasi Belajar Fisika Materi Pemanasan Global Siswa Kelas XI SMAN 1 Pacet. Skripsi, FMIPA, Universitas Negeri      Malang. Pembimbing: (I) Drs. Asim, M.Pd, (II) Drs.             Dwi Haryoto, M.Pd.

 

Kata Kunci: model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), prestasi belajar, pemanasan global

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru fisika kelas XI MIA SMA Negeri 1 Pacet, diperoleh informasi bahwa pembelajaran fisika yang dilaksanakan masih belum menerapkan pembelajaran sesuai kurikulum 2013 dan pembelajarannya masih terpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif  dalam pembelajaran dan kurang menyenangkan, akibatnya prestasi belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas XI MIA SMAN 1 Pacet, (2) bagaimana perbedaan prestasi belajar fisika siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional.

Penelitian ini menggunakan metode ekperimen dengan pretest posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Pacet. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) yaitu responden yang terpilih menjadi anggota sampel atas dasar pertimbangan tertentu. Pertimbangan tersebut berdasarkan informasi yang diperoleh secara langsung dari pendidik yang mengajar kelas XI bahwa kelas XI MIA 4 dan kelas XI MIA 5 memiliki karakteristik (rata-rata prestasi belajar Fisika dan aktivitas belajar) yang sama. Prestasi belajar peserta didik diukur menggunakan instrumen yang berupa tes pilihan ganda. Instrumen terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda. Hasil tes diuji prasayarat menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji homogenitas Levene Statics. Selanjutnya, diadakan uji hipotesis menggunakan uji one tailed.

 

Hasil uji One Tailed thitung  > ttabel pada taraf signifikansi 5% sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi kesimpulannya, prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih tinggi daripada yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.