SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Integrative Learning Berbantuan Simulasi Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa SMAN 2 Genteng

sitaresmi nugroho adiputri

Abstrak


ABSTRAK

 

Adiputri, Sitaresmi Nugroho. 2017. Pengaruh Model Integrative Learning Berbantuan Simulasi Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa SMAN 2 Genteng. Skripsi, Jurusan Fisika, Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Edi Supriana, M.Si (II) Drs. Asim, M. Pd.

 

Kata kunci: integrative learning, simulasi, pembelajaran konvensional,  prestasi belajar

Pembelajaran fisika melibatkan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, salah satunya adalah pemilihan model pembelajaran. Secara umum prestasi belajar fisika SMA masih rendah. Siswa kesulitan memahami konsep, siswa masih menghafal rumus dalam mengerjakan soal, jarang melakukan praktikum, sehingga sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Hasil UN fisika pada tahun 2016 menurun dibandingkan dengan tahun 2015. Nila rata-rata fisika tahun 2015 sebesar 61,29 sedangkan di tahun 2016 nilai rata-rata peserta UN sebesar 54,78 menurun sekitar 6,51 poin. Serta didukung oleh hasil pengamatan di sekolah bahwa siswa mengalami permasalahan yang sama. Sehingga, prestasi belajar siswa sangat rendah.  Oleh karena itu, pada proses pembelajaran guru dituntut untuk bisa memilih model dan metode pembelajaran yang tepat sesuai dengan situasi dan kondisi siswa agar mencapai keberhasilan dalam belajar. Model pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep fisika adalah integrative learning. Di samping dapat membantu dalam proses pembelajaran, model integrative learning memiliki kelemahan. Sehingga pada proses pembelajaran ini dibantu dengan media simulasi, yaitu media pembelajaran yang memperagakan sesuatu dalam bentuk tiruan (imakan) yang mirip dengan keadaan yang sesungguhnya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah prestasi belajar fisika siswa kelas X MIPA SMAN 2 Genteng yang dibelajarkan dengan model integrative learning lebih tinggi dari pada yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif.dengan jenis quasy eksperiment. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik random sampling, kelas eksperimen (X MIPA 3) menggunakan pembelajaran integrative learning dan kelas kontrol (X MIPA 5) menggunakan pembelajaran konvensional pada materi usaha dan energi. Prestasi belajar fisika siswa diukur menggunakan gain dari selisih  nilai posttest dengan pretest. Soal  posttest-posttest berupa pilihan ganda yang telah di uji coba melalui uji validitas, reliabilitas, daya beda, taraf kesukaran butir soal. Setelah itu, data gain dianalisis menggunakan uji-t yang telah memenuhi uji prasyarat melalui uji normalitas dan homogenitas.

 

Berdasarkan deskripsi dan analisis data, diperoleh nilai thitung = 5,211 > 1,66543 (t75;0.05) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran integrative learning lebih tinggi dari pada prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.