SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN SWISHMAX TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMAN 1 TARIK SIDOARJO MATERI HUKUM NEWTON

AINUR ROSIDAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Rosidah, Ainur. 2017. Pengaruh Penggunaan Model Learning Cycle 5E berbantuan Swishmax terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas X SMAN 1 Tarik Sidoarjo Materi Hukum Newton. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Suyudi, M.Pd, (II) Drs Asim, M.Pd

 

Kata Kunci: Model Learning Cycle 5E, Swishmax, Prestasi Belajar Fisika

 

Pendidikan merupakan aspek penting dan merupakan tolak ukur kemajuan suatu bangsa. Kurikulum 2013 mengharuskan pembelajaran yang dilakukan menggunakan pndekatan saintifik (Sciencetific Approach) yang memiliki komponen proses pembelajaran mengamati, menanya, mencoba, menalar/asosiasi, dan melakukan komunikasi. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah pembelajaran adalah penggunaan strategi mengajar, pemilihan strategi pembelajaran yang menarik dan dapat memicu siswa untuk ikut serta secara aktif dalam pembelajaran diperlukan model pembelajaran aktif. Learning cycle 5E adalah model pembelajaran yang berpusat pada kegiatan penyelidikan sebelum konsep ilmiah diperkenalkan kepada siswa. Model pembelajaran learning cycle 5E dalam proses pembelajaran juga menggunakan media yang dapat memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa dengan media pembelajaran aplikasi SWiSHmax.

Penelitian ini menggunakan rancangan quasy experiment dengan desain posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA di SMA Negeri 1 Tarik sebanyak 300 siswa. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI-MIA 6 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-MIA 7 sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Prestasi belajar peserta didik diukur menggunakan instrumen yang berupa tes pilihan ganda. Instrumen tes terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, taraf kesukaran, dan daya beda. Hasil tes diuji prasyarat menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji homogenitas. Selanjutnya, diadakan uji hipotesis menggunakan mann-whitney dengan taraf signifikansi 5%.

Hasil analisis mann-whitney untuk prestasi belajar didapat 0.002 , menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan model learning cycle 5E  berbantuan SWiSHmax berbeda dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Karena hasil posttest  menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen  80.7  lebih tinggi daripada kelas kontrol  67.2, artinya peserta didik yang belajar menggunakan model learning cycle 5E berbantuan SWiSHmax memiliki prestasi belajar fisika lebih tinggi daripada peserta didik yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada pendidik untuk menerapkan model learning cycle 5E  berbantuan SWiSHmax pada pembelajaran fisika khususnya materi Hukum Newton.