SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Strategi Pemecahan Masalah Model Knight Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Pada Persamaan Keadaan Gas

Deffryka Putri Yuanika

Abstrak


ABSTRAK

 

Yuanika, Deffryka Putri. 2017. Pengaruh Penerapan Strategi Pemecahan Masalah Model Knight Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Pada Persamaan Keadaan Gas. Skripsi, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Suyudi, M.Pd, (II) Dr. Sutopo, M.Si.

 

Kata Kunci : Strategi pemecahan masalah, pemahaman konsep, persamaan keadaan gas

Salah satu fokus penelitian fisika adalah pemecahan masalah. Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal fisika. Untuk itu diperlukan adanya pembelajaran yang mampu mengatasi kesulitan tersebut. Salah satu strategi yang dimaksud adalah dengan memberikan contoh eksplisit pemecahan masalah yang telah disusun oleh para penulis buku ajar fisika, misalnya Knight.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah model Knight untuk memfasilitasi siswa menerapkan konsep-konsep persamaan keadaan gas pada pemecahan masalah, selain itu penelitian juga diarahkan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan yang dialami siswa pada materi persamaan keadaan gas.

Penelitian ini menggunakan mixed method jenis embedded design. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI IPA 5 dan XI IPA 6 SMA Negeri 5 Malang tahun ajaran 2016/2017. Data kuantitatif diperoleh dari skor hasil pretes dan postes. Analisis data statistik digunakan untuk mengetahui gambaran makro tentang efektivitas pembelajaran. Sedangkan data kualitatif digunakan untuk mengetahui kesulitan siswa pada materi persamaan keadaan gas.

Hasil penelitian ini menunjukan: (1) pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah model Knight dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa dengan d-effect size 3,32 yang termasuk dalam kategori “tinggi” dan rata-rata gain ternormalisasi kelas  sebesar 0,71 serta rata-rata gain ternormalisasi individual  sebesar 0,70, dapat disimpulkan bahwa rata-rata sebaran N-gain siswa tidak berbeda dengan N-gain rata-rata kelas. Keadaan tersebut berada pada kondisi Normal Shift, dimana semua siswa mendapatkan manfaat yang sama tidak bergantung pada kemampuan awal siswa. (2) kesulitan siswa yang muncul dan dapat diperbaiki melalui pembelajaran dengan pemecahan masalah model Knight antara lain (a) partikel akan mengalami perubahan ukuran ketika dipanaskan, (b) volume membesar disebabkan oleh tekanan yang semakin tinggi.