SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Fisika Peserta Kajian Praktik Lapangan (KPL) Tahun Ajaran 2016/2017 dalam Mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS)

putri Izzafatia

Abstrak


ABSTRAK

 

Izzafatia, Putri. 2017. Analisis Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Fisika Peserta Kajian Praktik Lapangan (KPL) Tahun Ajaran 2016/2017 dalam Mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS). Skripsi, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Sugiyanto, S.Pd, M.Si., (II) Dr. Parno, M.Si.

 

Kata Kunci: Mahasiswa Pendidikan Fisika, Lembar Kerja Siswa, Kajian Praktik Lapangan

KPL bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam melaksanakan pembelajaran secara nyata dan utuh dalam kerangka lesson study. Dalam melaksanakan pembelajaran, mahasiswa dituntut untuk memilih bahan ajar yang tepat bagi siswa. LKS merupakan bagian dari bahan ajar yang sering dikembangkan oleh guru. LKS merupakan bahan ajar yang dapat membantu guru dalam proses pembelajaran. Keuntungan LKS bagi siswa yaitu membantu memahami informasi tentang materi yang dipelajari. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan peneliti di kelas XI MIA MAN 1 Malang, LKS yang diberikan kepada siswa berisikan materi soal sehingga bagi siswa yang sering menggunakan LKS akan merasa bosan dan cara penyajian LKS yang monoton. Peneliti juga melakukan observasi kepada 40 mahasiswa pendidikan fisika peserta KPL tahun akademik 2016/2017 semester ganjil, mahasiswa tersebut sering kali menggunakan LKS dalam pelaksanaan pembelajaran pada saat berlangsungnya KPL karena materi-materi fisika bersifat prosedural. Peneliti menyadari bahwa dalam kurun waktu terakhir ini penelitian yang menyentuh tentang analisis kemampuan mahasiswa pendidikan fisika masih belum ada. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai analisis kemampuan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS.

Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS. Masalah tersebut dirinci menjadi dua yaitu kemampuan prosedural mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS dan kualitas LKS yang dikembangkan oleh mahasiswa pendidikan fisika peserta KPL.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian ex-postfacto satu variabel. Variabel dalam penelitian ini adalah kemampuan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.   Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket dan wawancara untuk mengetahui kemampuan prosedural mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS, serta penilaian produk LKS yang dilakukan oleh tiga rater yang telah dilatih oleh peneliti untuk mengetahui kualitas produk LKS. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap tabulasi data dan pengolahan data.

Berdasarkan hasil analisis tersebut, kemampuan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS diperoleh rata-rata sebesar 79,1 dan dapat dikategorikan cukup baik. Kemampuan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS terdiri dari dua macam yaitu sebagai berikut: pertama, Kemampuan prosedural mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS diperoleh rata-rata sebesar 80,5 dan dapat dikategorikan cukup baik. Kedua, kualitas kemampuan mahasiswa pendidikan fisika dalam mengembangkan LKS diperoleh rata-rata sebesar 77,8 dengan kategori cukup baik.