SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembelajaran Generatif Dipadu dengan Blended Learning Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa

Rizki intan rahmadani

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmadani, Rizki Intan. 2017. Pengaruh Pembelajaran Generatif Dipadu dengan Blended Learning Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa. Skripsi, Jurusan Fisika Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Edi Supriana, M.Si  (2) Drs. Winarto, M.Pd

 

Kata kunci: pembelajaran generatif, blended learning, prestasi belajar

Fisika adalah salah satu mata pelajaran yang diajarkan di Indonesia khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas jurusan IPA. Berdasarkan data guru fisika semester gasal 2016/2017, nilai hasil ulangan harian pada materi vektor menunjukkan tingkat kelulusan hanya berkisar 40%. Data tersebut menunjukan prestasi belajar siswa tergolong rendah. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan pendekatan dan model pembelajaran yang tepat. Penerapan blended learning berguna untuk membantu siswa menemukan sumber belajar yang banyak selain buku dan menyediakan media pembelajaran secara virtual. Pembelajaran generatif berguna untuk membantu siswa membentuk pengetahuannya sendiri dan belajar mandiri. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran generatif dipadu dengan blended learning terhadap prestasi belajar fisika siswa pada materi usaha dan energi, kelas X MIPA SMA PGRI 1 Lumajang.

Rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy experiment design) yang melibatkan dua kelompok, satu sebagai kelompok kontrol dan satu sebagai kelompok eksperimen. Rancangan yang digunakan adalah pretest-posttest control group design, yaitu memberikan perlakuan pembelajaran generatif yang dipadu dengan blended learning pada kelompok eksperimen dan pembelajaran metode konvensional kepada kelompok kontrol. Materi yang diajarkan dalam penelitian ini adalah usaha dan energi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2, SMA PGRI 1 Lumajang masing-masing kelas berjumlah 34 siswa. X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Pemilihan kelompok eksperimen dan kontrol dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen lembar pengamatan proses pembelajaran pada kelas eksperimen dan instrumen tes yang terdiri atas 20 butir soal pilihan ganda

Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperien, prestasi belajar fisika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran generatif yang dipadu dengan blended learning lebih tinggi dari siswa yang belajar secara konvensional. Hal ini ditunjukan oleh hasil uji t yang berbeda secara signifikan. Deskripsi proses pembelajaran menggunakan pembelajaran generatif yang dipadu dengan blended learning meliputi: pretes (tatap muka); pemberian motivasi atau apresepsi terkait materi ajar (tatap muka); pengungkapan ide (tatap muka), pemberian LKS atau konflik kognitif(online), persentasi dan diskusi (tatap muka & online), penguatan materi oleh guru (tatap muka); dan terakhir posttes.