SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembelajaran dengan Pemodelan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Hukum Newton Gravitasi dan Hukum Kepler

Mimi Rohazal Yaumi

Abstrak


ABSTRAK

 

Yaumi, Mimi Rohazal. 2017. Pembelajaran dengan Pemodelan pada Materi Hukum Newton Gravitasi dan Hukum Kepler untuk Meningkatkan pemahaman Konsep Siswa Kelas X MIPA. Skripsi, Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sutopo, M.Si, (II) Dr. Parno, M.Si

 

Kata kunci: pembelajaran dengan pemodelan, hukum Newton gravitasi, hukum    Kepler, pemahaman konsep

Salah satu fokus penelitian dalam pendidikan fisika adalah pemahaman konsep siswa .  Banyak penelitian mengungkap siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep. Kesulitan ini dapat menghambat siswa dalam menerima konsep-konsep baru. Oleh karena itu, kesulitan pemahaman konsep ini harus segera diselesaikan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan pemodelan untuk menfasilitasi siswa memahami konsep pada materi hukum Newton gravitasi dan hukum Kepler.Materi ini membahas tentang interaksi dua benda secara tidak langsung (tak sentuh). Hal ini menjadi permasalahan tersendiri bagi siswa. Begitu pula untuk hukum Kepler yang membahas tentang interaksi planet dan Matahari. Geraknya tidak dapat dilihat secara langsung.

Pembelajaran dengan pemodelan dirancang untuk memudahkan siswa dalam memahami konsep pada materi hukum Newton gravitasi dan hukum Kepler. Model merupakan gambaran fisik sederhana untuk menjelaskan suatu fenomena. Model dapat berupa gambar, diagram, grafik, dan lain sebagainya.  Model dapat memebantu siswa dalam memahami suatu fenomena sehingga dapat memahami konsep pula.  Pembelajaran dengan pemodelan terdiri dari dua tahap yaitu model development (pengembangan model) dan model deployment (pengaplikasian model).

Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods jenis embedded. Metode ini menggabungkan dua jenis data yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif  berasal dari skor siswa pada pretest dan posttest sedangkan data kualitatif berasal dari proses pembelajaran dan alasan jawaban siswa pada posttest.

Dari hasil penelitian terjadi peningkatan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran dengan pemodelan. Peningkatan merata pada semua siswa. Namun, kesulitan pemahaman siswa terjadi pada konsep gaya aksi-reaksi pada gaya gravitasi dua benda.