SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan Langkah 5M Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X MIA 4 MAN 2 Kota Batu Pada Materi Pokok Gaya dan Hukum Newton

dicky dwi wibowo

Abstrak


ABSTRAK

 

Wibowo, Dicky Dwi. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan Langkah 5M Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X MIA 4 MAN 2 Kota Batu Pada Materi Pokok Gaya dan Hukum Newton. Skripsi, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Suyudi, M.Pd, (II) Drs. Asim, M.Pd.

 

Kata Kunci : TGT, 5M, Prestasi Belajar

Proses pembelajaran saat ini, di MAN 2 Kota Batu unsur pendekatan Scientific belum nampak. Salah satu guru Fisika mengatakan kebanyakan siswa mengalami kejenuhan, hal ini ditunjukkan siswa berbicara dengan teman se-bangku, dan jarang memperhatikan materi saat dijelaskan guru. Model pembelajaran yang digunakan masih konvensional seperti ceramah, tugas dan ujian. Oleh karena itu dengan menggunakan penerapan Team Game Tournament (TGT) dengan langkah 5M sebagai alternatif solusi dari permasalahan tersebut serta mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.

Langkah Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dengan menggunakan model Hopkins yaitu dua siklus yang terdiri dari empat kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik dan pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis diskriptif terhadap hasil belajar siswa, daftar nilai, dan hasil observasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan model pembelajaran tipe Team Game Tournament (TGT) dengan langkah 5M menyebabkan pembelajaran yang menyenangkan, siswa lebih aktif karena dituntut untuk mengikuti langkah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasi sehingga prestasi belajar siswa meningkat sesuai dengan target penelitian. Ketuntasan KKM pada pra siklus menunjukan 38,2 % atau 13 siswa, pada siklus I terjadi peningkatan dengan perolehan ketuntasan 82,3 % atau 28 siswa, sedangkan pada siklus II ketuntasan siswa dengan 75,7 % atau 25 siswa. Pada siklus I, perolehan pada langkah mengamati 100%, menanya 24%, mengumpulkan informasi 94%, mengasosiasi 100%, dan mengkomunikasi 59%. Sedangkan pada siklus II perolehan pada langkah yaitu, mengamati 100%, menanya 31%, mengumpulkan informasi 86%, mengasosiasi 100%, dan mengkomunikasi 60%. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran koopeatif tipe Team Game Tournament (TGT) dengan langkah 5M dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.