SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Level of Inquiry Interactive Demonstration terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik SMA Negeri 1 Batu

Ernawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Ernawati. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Levels of Inquiry-Interactive Demonstration terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 1 Batu. Skripsi, Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Agus Suyudi, M.Pd, (II) Asim, M.Pd.

 

Kata Kunci: levels of inquiry, interactive demonstration, pemahaman konsep.

Pembelajaran yang baik mendorong peserta didik untuk mengonstruksi pengetahuannya secara mandiri. Sebagaimana dalam Kurikulum 2013 peran guru berubah dari sebagai pemberi informasi menjadi seorang fasilitator belajar bagi peserta didik. Peran aktif peserta didik sangat mendukung pengetahuan yang akan dihasilkan dalam proses belajar. Oleh karena itu, pemilihan model pembelajaran sangat berpengaruh dalam pengetahuan dan pemahaman peserta didik. Interactive Demonstationsebagai salah satu solusi yang mampu membuat peserta didik lebih memahami konsep secara nyata dengan bimbingan dari guru.Fokus dari Interactive Demonstation untuk membuat peserta didik terlibat dalam penjelasan dan pembuatanprediksi yang memungkinkan untukmemperoleh, mengidentifikasi, menghadapi, danmenyelesaikan konsep alternatif (pengalamanpengetahuan sebelumnya).Keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran bertujuan untuk membangun pengetahuan yang akan memudahkan peserta didik untuk memahami konsep dengan baik.

Jenis penelitian iniQuasi Experimen Design dengan desainPostest-only Control group design. Jenis data penelitian berupa data kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh peserta didik kelas X MIPA 3 dan X MIPA 4 yang masing-masing berjumlah 34 peserta didik yang sekaligus sebagai sampel terdiri dari kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling.Teknik ini dilakukan secara sengaja dengan mengambil 2 kelas yang memiliki rata-rata tertinggi. Dua kelas tersebut adalah kelas X MIPA 3 dan X MIPA 4. Model pembelajaran Level of Inquiry-Interactive Demonstration diterapkan pada kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen, dan X MIPA 4 sebagai kelas kontrol diterapkan pembelajaran konvensional. Instrumen pengukuran berupa soal tes.Uji hipotesis pada penelitian ini yaitu menggunakan uji-t untuk menguji perbedaan rerata dua sampel.

Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan, diperoleh thit 3,31 > ttabel 1,69. Maka dapat disimpulkan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 BATU yang menggunakan pembelajaran LoI-Interactive Demonstration lebih tinggi daripada peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional.