SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share dalam Interactive Demonstration terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 9 Malang

Revianti Ainul Ma'rifah

Abstrak


ABSTRAK

 

Ma’rifah, Revianti, Ainul. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share dalam Interactive Demonstration terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 9 Malang, Skripsi, Jurusan Fisika, Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing; (I) Drs. Kadim Masjkur, M.Pd, (II) Drs. Asim, M.pd.

 

Kata Kunci: think pair share, interactive demonstration, kemampuan pemecahan masalah

 

            Pembelajaran fisika merupakan proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada lingkungan belajar yang berawal dari lingkungan alam. Supaya dapat memahami dan menerapkan pengetahuan, peserta didik di dorong untuk bekerja memecahkan masalah dan menemukan segala sesuatu untuk dirinya. Dalam pembelajaran fisika diperlukan model dan metode pembelajaran yang tepat, supaya peserta didik dapat memahami materi dengan mudah dan dapat memecahkan suatu permasalahan.  Salah  satu cara yang dapat dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran Think Pair Share dalam Interactive Demonstration. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah fisika antara peserta didik.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan  pretest-posttest design dan melibatkan variabel bebas yaitu model pembelajaran Think Pair Share dalam Interactive Demonstration dan variabel terikat yaitu kemampuan pemecahan masalah. Populasi dalam penelitian terdapat 6 kelas dengan jumlah peserta didik adalah 192. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu mengambil 2 kelas yang memiliki nilai rata-rata tertinggi dari nilai ulangan harian pada materi Hukum Gravitasi Newton. Sampel penelitian berjumlah 58 peserta didik, yang terdiri dari 29 peserta didik pada kelas eksperimen dan 29 peserta didik pada kelas kontrol. Data penelitian adalah nilai kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi Kesetimbangan dan Dinamika Rotasi. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik pretest dan posttest. Nilai pretest digunakan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik, dan nilai posttest untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa butir soal yang teridiri dari 8 soal dan sudah diujicobakan serta dianalisis. Selanjutnya data dianalisis dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa data nilai pretest dan posttest terdistribusi normal serta homogen. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 66,93 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 63,20. Hasil uji hipotesis dengan uji t diperoleh hitungan bahwa = 0,77 dan t' = 2,05. 0,77 berada diantara -2,05 dan 2,05, sehingga  diterima. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen dan kelas kontrol tidak terdapat perbedaan.