SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Lama Stirring pada Sintesis Nanokomposit Polietilen glikol-Hidroksiapatit Terhadap Kekerasan dan Antibakteri

Eva Nurlaili Azizah

Abstrak


ABSTRAK

 

Azizah, Eva Nurlaili. 2017. Pengaruh Lama Stirring pada Sintesis Nanokomposit

Polietilenglikol-Hidroksiapatit Terhadap Kekerasan dan Antibakteri. JurusanFisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Yudyanto, M.Si,      

(II) Nandang Mufti, S.Si., M.T., Ph.D.

 

Kata Kunci: Polietilenglikol-Hidroksiapatit, Kekerasan, Antibakteri

            Hidroksiapatit adalah jenis mineral tulang dari kalsium fosfat yang memiliki kemiripan dengan mineral tulang dan gigi manusia. Hidroksiapatit memiliki kelebihan bersifat bioaktif, biokompatibel, akan tetapi sifat mekaniknya relatif rendah. Tujuan penelitian ini dilakukan penambahan polietilen glikol (PEG) untuk memperbaiki sifat mekanik hidroksiapatit. Penelitian ini difokuskan pada pengaruh lama stirring komposit polietilen glikol-hidroksiapatit terhadap kekerasan dan antibakteri. Nilai kekerasan dan antibakteri dari komposit polietilen glikol-hidroksiapatit akan optimum pada lama stirring tertentu, sehingga menghasilkan nilai kekerasan tinggi dan membentuk zona hambat pada uji antibakteri.

Hidroksiapatit pada penelitian ini diperoleh melalui metode kopresipitasi dengan sumber kalsium yang berasal dari batuan calcite Druju Malang. Komposit polietilen glikol-hidroksiapatit disintesis dengan perbandingan komposisi 20%:80% melalui metode kopresipitasi dengan variasi lama stirring selama 1 jam, 2 jam, 4 jam, dan 6 jam.

Hasil penelitian ini menunjukkan hidroksiapatit yang diperoleh memiliki rasio Ca/P sebesar 1,45 dan ukuran butir 31,19 nm. Rendahnya nilai Ca/P dari hidroksiapatit karena adanya kontaminan berupa senyawa karbonat yang menempel pada permukaan hidroksiapatit, sehingga mempengaruhi nilai Ca/P yang dihasilkan. Nilai kekerasan hidroksiapatit yaitu 10 HVN, sedangkan nilai kekerasan komposit polietilen glikol-hidroksiapatit 1 jam, 2 jam, 4 jam, dan 6 jam berturut-turut adalah 16,9 HVN, 23,93 HVN, 21,2 HVN, dan 17,73 HVN. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variasi lama stirring komposit polietilen glikol-hidroksiapatit memiliki pengaruh terhadap nilai kekerasan yang dihasilkan dan diperoleh lama strirring optimum pada 2 jam. Zona antibakteri 1 jam, 2 jam, 4 jam, dan 6 jam berturut-turut adalah 0,76 mm, 0,785 mm, 0,689 mm, dan 0,73 mm. Hasil antibakteri menunjukkan bahwa variasi lama stirring komposit polietilenglikol-hidroksiapatit tidak berpengaruh terhadap zona antibakteri yang dihasilkan, akan tetapi memiliki kemampuan antibakteri yang bersifat menghambat.