SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY DISERTAI TEKNIK MIND MAPPING TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA PADA MATERI HUKUM NEWTON

Anggian Anggraeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraeni, Anggian. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Guided inquiry disertai teknik Mind mapping Terhadap Prestasi Belajar Fisika SMA pada Materi Hukum Newton. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sulur, S.Pd, M.Si, M.T.D., (II) Drs. Asim, M.Pd.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Guided inquiry disertai teknik Mind mapping, Prestasi Belajaran Fisika Siswa, Hukum Newton

Model pembelajaran guided inquiry merupakan salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan Permendikbud nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar yang menekankan pada scientific approach. Langkah pembelajaran dari Guided inquiry yaitu, observation, manipulation, generalization, verification, dan application. Langkah-langkah pembelajaran tersebut bertujuan untuk dapat membuat siswa aktif dan memberikan pengalaman dalam mengkonstruksikan informasi yang telah didapatkannya. Penggunaan mind mapping bertujuan untuk membantu siswa dalam menuliskan kembali hasil pembelajaran yang telah dilakukan sesuai dengan pemahaman dari siswa tersebut. Berdasarkan pada daya serap UN tahun2014/2015 menunjukkan prestasi belajar fisika siswa pada materi mekanika berada pada posisi ke-4 dengan nilai 67.49. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan model pembelajaran guided inquiry disertai dengan teknik mind mapping terhadap prestasi belajar siswa pada materi Hukum Newton.

Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian Pretest – Posttest Control Group Design. Populasi dari penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMAN 9 Malang. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas XG sebagai kelas kelas eksperimen dan siswa kelas XF sebagai kelas konrol. Pemilihan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Prestasi belajar siswa diukur dengan menggunakan instrumen tes dalam bentuk pilihan ganda. Sebelum diberikan kepada sampel penelitian, dilakukan uji validitas dan reliabilitas pada instrumen tes. Kemudian hasil tes diusi prasyarat menggunakan uji normalitas Chi-Square dan uji homogenitas rumus Fisher. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan Mann Whitney U Test dengan taraf signifikansi 5%.

Hasil Mann Whitney U Test didapat Zhit (4,36) > Z  (1,96) yang menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajarn guided inquiry disertai teknik mind mapping berbeda dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil dari posttest menunjukkan bahwa rerata dari kelas eksperimen adalah 84,6 sedangkan rerata dari kelas kontrol adalah 77,9 yang menunjukkan rerata posttest kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan adanya perbedaan dari prestasi belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran guided inquiry disertai teknik mind mapping dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.