SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa kelas X MIA SMAN 5 Malang

Widadussamiyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Widadussamiyah. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa kelas X MIA SMAN 5 Malang. Skripsi Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Purbo Suwasono, M.Si., (II) Drs. Kadim Masjkur, M.Pd.

 

Kata Kunci: discovery learning, prestasi belajar

Prestasi belajar siswa saat ini masih rendah, hal tersebut dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata UN SMA fisika Provinsi Jawa Timur tahun 2015 sebesar 72,64. Selain itu rata-rata nilai UN SMA di tahun 2016 mengalami penurunan 6,51 poin, tahun 2015 rata-ratanya adalah sebesar 61,29 dan pada tahun 2016 menjadi 54,78. Prestasi belajar fisika siswa juga dilihat dari nilai rata-rata ulangan fisika pada materi sebelumnya kelas X diperoleh nilai 73. Salah satu penyebab rendahnya prestasi belajar fisika siswa adalah karena pembelajaran yang digunakan masih menggunakan model konvensional.Salah satu usaha untuk mengatasi rendahnya prestasi belajar fisika tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning.

Model pembelajaran discovery learning menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannnya dengan situasi kehidupan sehari-hari (Kadri&Meika, 2015). Melalui kelima sintaks yang terdapat dalam discovery learning, yaitu observation, manipulation, generalization, verification, dan application siswa mampu mengasah kemampuan kognitif sampai C4. Materi elastisitas dapat diterapkan pada model pembelajaran discovery learning sehingga siswa mudah mengingat dan memahami konsep tersebut dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery learning terhadap prestasi belajar siswa kelas X MIA SMAN 5 Malang pada materi elastisitas.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan eksperimen Post-test Only Control Group Design. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA E2 dan H2  SMAN 5 Malang. Instrumen penelitian terdiri atas silabus, RPP, LKS, lembar observasi keterlasanaan pembelajaran, butir soal prestasi belajar sebanyak 15 soal pilihan ganda, dan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan post-test, dan observasi.

Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran discovery learning secara keseluruhan telah berada diatas 80%. Siswa dilatih untuk mengamati suatu fenomena, membuat pertanyaan, melakukan eksperimen, menganalisis hasil eksperimen, menyimpulkan, mempresentasikan hasil, dan mengaplikasikan konsep yang telah didapat. Hasil uji hipotesis prestasi belajar didapat melalui uji-t dengan hasil thitung = 2,45 > ttabel = 1,67, menunjukkan bahwa prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran discovery learning lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.