SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Thinking Maps

Hilda Kuswulandari

Abstrak


ABSTRAK

Kuswulandari, Hilda. 2017. Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Thinking Maps. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Nuril Munfaridah, S.Pd, M.Pd (II) Drs. Agus Suyudi, M.Pd.

Kata Kunci: problem based learning, kemampuan berpikir kritis, thinking maps

Kemampuan berpikir kritis diharapkan dapat dikembangkan agar siswa dapat menguasai informasi yang sangat banyak dan perubahan teknologi yang sangat cepat seperti yang saat ini terjadi dan untuk beberapa tahun mendatang. Salah satu model pembelajaran yang dapat memberi pengaruh positif pada kemampuan berpikir kritis siswa adalah problem based learning (PBL). Melalui PBL siswa dapat melatih kemampuan pemecahan masalah sehingga berperan terhadap kemampuan berpikir kritisnya. Pendefinisian masalah dan pembuatan kesimpulan pada PBL dapat dilakukan dengan membuat thinking maps untuk mempermudah siswa menyimpulkan konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PBL berbantuan thinking maps pada kemampuan berpikir kritis siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan menggunakan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMAN 1 Pandaan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah kelas X MIA 3 sejumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 1 sejumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah random cluster sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran, rubrik penilain thinking maps, dan tes kemampuan berpikir kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, dan tes. Setelah didapatkan data hasil pretest dan posttest kemampuan berpikir kritis, dilakukan uji prasyarat, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Setelah dilakukan uji prasyarat, dilakukan uji Mann-Whitney U Test untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada kedua kelas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh PBL berbantuan thinking maps pada kemampuan berpikir kritis siswa. Terlihat dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dari nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas kontrol (58.95 > 52.65). Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U Test diperoleh nilai Zhitung sebesar -2.191 < -1.96 = -Ztabel, sehingga disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dengan kelas kelas kontrol. Pada PBL siswa terlatih untuk belajar secara aktif dan mendalam sehingga kemampuan berpikir kritis siswa meningkat, serta adanya thinking maps yang merupakan visualisasi unik juga melatih kemampuan berpikir kritis siswa saat membuatnya. Pada penelitian berikutnya diharapkan guru membuat kelompok berdasarkan hasil pretest, memfasilitasi siswa dalam menggunakan sumber belajar yang lebih banyak, dan memberikan penjelasan mengenai karakteristik masing-masing thinking maps sebelum pembelajaran dimulai.