SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Inkuiri Training Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas X MIA MAN Kota Blitar

Muh. Rozaqul Fadlli

Abstrak


Fadlli, Muh Rozaqul. 2017. Pengaruh Model Inkuiri Training Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Edi Supriana, Dr., M.Si, H. (II) Sugiyanto, S.Pd, M.Si.

 

Kata Kunci: inkuiri, inkuiri training, prestasi belajar,

 

Pada kurikulum K-13 revisi 2016 pembelajaran berorientasi pada siswa bukan lagi pada guru (teacher centered). Siswa dituntut untuk membangun pengetahuannya sendiri sedangkan fungsi guru sebagai fasilitator. Upaya meningkatkan pembelajaran yang bermakna harus ditingkatkan dengan mengubah paradigma pendidikan khususnya di sekolah menengah atas (SMA) dari pengajaran yang berpusat pada guru  diubah menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Paradigma yang seperti ini menuntut para guru agar lebih kreatif dalam mengembangkan proses pembelajaran, sehingga memungkinkan siswa dapat berprestasi melalui kegiatan-kegiatan nyata yang menyenangkan dan mampu mengembangkan potensi siswa secara optimal. Kurang siapnya siswa dengan tuntutan tersebut membuat pemahaman yang dibangun siswa belum sepenuhnya benar. Oleh karena itu, peneliti berupaya menggunakan model pembelajaran yang bisa membuat siswa untuk bekerja sama dengan siswa lain untuk membangun pengetahuannya sendiri. Salah satu model yang bisa dipakai untuk membangun pengetahuan dengan kerjasama antar siswa adalah model pembelajaran inkuiri training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan prestasi belajar siswa yang menggunakan model inquiri training dan yang menggunakan pembelajaran konvensional.

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain
non equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA MAN Kota Blitar. Pengambilan sampel dilakukan di 2 kelas yang terdiri dari kelas eksperimen yaitu kelas X MIA 4 dan kelas kontrol yaitu kelas X MIA 2. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data mencakup uji prasyarat dan uji hipotesis. Dalam uji prasyarat terdiri dari uji normalitas menggunakan tes Liliefors dan uji homogenitas menggunakan uji F. Setelah memenuhi uji prasyarat, kemudian dilakukan uji hipotesis mengunakan uji-t (ttest).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Instrumen tes prestasi belajar berupa soal pilihan ganda sebanyak 17 butir  yang disesuaikan dengan KD, dengan reliabilitas = 0,82. Peningkatan prestasi belajar merupakan gain dari nilai posttest dan pretest. Berdasarkan uji prasyarat analisis diperoleh bahwa data terdistribusi normal antara kedua kelompok , dan data homogen. Uji hipotesis dilakukan dengan uji parametrik  mengunakan uji-t. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai t hitung sebesar 2,28 atau lebih besar dari nilai t tabel. Berdasarkan nilai t maka menunjukkan prestasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri training lebih tinggi dari pembelajaran konvensional.