SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Prestasi Belajar Fisika Kelas XI MIA SMAN 9 Malang

Ratih Pramudyana

Abstrak


ABSTRAK

 

Pramudyana, Ratih. 2017 . Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Prestasi Belajar Fisika Kelas XI MIA SMAN 9 Malang. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Purbo Suwasono, M.Si (II) Drs. Kadim Masjkur, M.Pd.

 

Kata Kunci : Model pembelajaran inkuiri terbimbing, prestasi belajar fisika

Rendahnya prestasi belajar peserta didik dapat ditunjukkan dengan ketuntasan hasil nilai ulangan harianyang masih banyak dibawah 75. Hal ini disebabkan karena guru masih mengajar dengan metode ceramah, Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan prestasi belajar fisika adalah dengan menggunakan model inkuiri terbimbing.Inkuiri terbimbing memiliki 6 sintaks pembelajaran, yaitu orientasi, perumusan masalah, hipotesis, pengumpulan data, menguji hipotesis, dan kesimpulan dimana model pembelajaran ini dapat membantu siswa menjadi mandiri, dan aktif dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan prestasi belajar fisika peserta didik.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Experimental Design dan desain penelitiannya menggunakan Pretest-Postest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI MIA SMAN 9 Malang Semester genap tahun ajaran 2016/2017, dan sampel penelitiannya adalah kelas XI MIA E sebagai kelompok eksperimen dan XI MIA I sebagai kelompok kelas control yang ditetapkan secara Purposive Sampling.

Prestasi belajar fisika peserta didik diukur menggunakan instrumen yang berupa tes pilihan ganda. Instrumen tes terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas. Hasil tes uji prasyarat menggunakan uji normalitas chi kuadrat dan uji homogenitas uji-F. Selanjutnya, dilanjutkan uji hipotesis menggunakan uji Mann Whitney pada taraf signifikansi 5%.

Hasil uji hipotesis prestasi belajar fisika peserta didik yang menggunakan data dari nilai posttest, didapatkan nilai Zhit sebesar 5,25 lebih besar dari nilai Ztabel 1,645 dengan taraf signifikansi 0,05 menunjukkan bahwa terdapat prestasi belajar kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini sesuai dengan nilai rerata posttestyang menunjukkan rerata kelompok eksperimen adalah sebesar 79,75 dan pada kelompok kontrol sebesar 62,43. Sehingga kesimpulannya model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar fisika peserta didik.