SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) BERBASIS LABORATORIUM RIIL DAN VIRTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA SMA

Marisa Dewi Safitri

Abstrak


ABSTRAK

 

Safitri, Marisa Dewi. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Berbasis Laboratorium Riil Dan Virtual Terhadap Prestasi Belajar Fisika SMA. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Asim, M.Pd. (II) Drs. Agus Suyudi, M.Pd.

 

Kata Kunci : STAD, laboratorium riil, laboratorium virtual, prestasi belajar siswa

Model pembelajaran STAD berbasis laboratorium riil dan virtual adalah model pembelajaran yang membuat siswa saling membantu satu sama lain dalam menguasai  materi melalui kegiatan kelompok yang dibentuk secara heterogen berdasarkan kemampuan, jenis kelamin, dan ras yang memungkinkan terjadi proses tutorial sebaya. Kegiatan laboratorium atau praktikum yang dilakukan memudahkan siswa memahami materi fisika yang bersifat abstrak menjadi konkret dan nyata, sehingga fenomena-fenomena fisika yang ada dapat mereka amati secara langsung baik melalui laboratorium riil maupun laboratorium virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah prestasi belajar fisika yang lebih tinggi antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran STAD berbasis laboratorium riil dan laboratorium virtual  dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran STAD.

Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Tumpang pada bulan Februari sampai dengan Maret 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dan teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Sampel penelitian ini menggunakan kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas   X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Desain penelitian ini menggunakan Pretest-Posttest Control Group Desain. Kelas eksperimen diberi perlakuan berupa penerapan model pembelajaran STAD berbasis laboratorium riil dan laboratorium virtual dan kelas kontrol diberi perlakuan pembelajaran dengan model STAD. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pilihan ganda sebanyak 16 soal dengan lima alternatif pilihan jawaban.

Teknik analisa data untuk mengkaji perbedaan prestasi belajar siswa menggunakan uji Independent Sample T-Test dengan bantuan SPSS 16.0. Berdasarkan uji statistik dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh thitung =3,107 > 1,99 ttabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran STAD berbasis laboratorium riil dan virtual lebih tinggi dari prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran STAD.