SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Scientifict Approach pada Pokok Bahasan Pemanasan Global untuk Siswa SMA/MA

Nita Anggela

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggela, Nita. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Scientific Approach pada Pokok Bahasan Pemanasan Global untuk Siswa SMA/MA. Skripsi, Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Sulur, S.Pd, M.Si, M.T.D., (II) Drs. Purbo Suwasono, M.Si

 

Kata Kunci: bahan ajar fisika, scientific approach, aktif dan mandiri, pemanasan global

Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi pada Kurikulum 2013 menggunakan prinsip pembelajaran diantaranya dari peserta didik diberi tahu menjadi peserta didik mencari tahu, dari pembelajaran verbalisme menuju ketrampilan aplikatif, dan dari pendekatan tekstual menuju penguatan penggunaan pendekatan ilmiah. Prinsip pembela¬jaran dengan penguatan pendekatan ilmiah dapat diterapkan dalam bahan ajar sebagai salah satu komponen yang mendukung proses pembelajaran (Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016). Dari hasil observasi yang dilakukan ditemukan bahwa terdapat bahan ajar dengan pendekatan saintifik yang memiliki tahap 5M yang tidak lengkap. Penelitian dan pengembang¬an ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan bahan ajar fisika berbasis scientific approach pada pokok bahasan Pemanasan Global untuk siswa SMA/MA dan mengetahui kelayakan bahan ajar fisika berbasis scientific approach pada pokok bahasan Pemanasan Global untuk siswa SMA/MA.

Jenis pe¬neli¬tian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) dengan memililih model pengembangan Four D (4-D). Langkah-langkah penelitian yaitu, (1) tahap define (pendefinisian), (2) tahap design (peren¬canaan), (3) tahap development (pengembangan), dan (4) tahap disseminate (desiminasi).Pada peneli-tian dan pengembangan hanya dilakukan sampai pada tahap pengembang¬an, yaitu pada tahap uji coba validasi bahan ajar oleh ahli dan uji coba keterbacaan bahan ajar oleh siswa. Pengambilan data uji coba validasi di¬lakukan menggunakan instrumen berupa angket validasi ahli untuk menge¬tahui kelayakan bahan ajar fisika.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi bahan ajar oleh tiga validator sebesar 3, 66. Hasil tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar fisika yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan secara keseluruhan dinyatakan baik serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Bahan ajar fisika yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki kelebihan yaitu, penyusunan bahan ajar sesuai dengan pendekatan Kurikulum 2013, scientific approach, yang dilengkapi dengan CD pembelajaran, bahan ajar memiliki tahap 5M yang lengkap sehingga dapat mem-bantu siswa belajar secara aktif dan mandiri. Disediakan tempat dalam bahan ajar untuk menuliskan pertanyaan-pertanyaan dari siswa, bahan ajar dilengkapi dengan kotak informasi, kotak referensi, be active, kotak berpikir, tokoh, dan watch the video. Kotak tersebut dapat memotivasi siswa untuk belajar fisika lebih dalam, aktif, dan mandiri. Sedangkan kekurangan penelitian ini adalah hanya terbatas pada materi pemanasan global dan penelitian ini hanya sampai pada tahap uji coba keterbaca¬an, sehingga keefektifan dari bahan ajar belum diketahui.

Dengan demikian saran dari peneliti kepada peneliti lain adalah melakukan uji efektivitas bahan ajar dalam bentuk penelitian eksperimen. Selanjutnya peneliti lain dapat melanjutkan penelitian sampai pada tahap ke empat yaitu tahap disseminate (diseminasi).