SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Level of Inquiry-Discovery Learning Berbantuan Mind Mapping terhadap Prestasi Belajar Fisika Peserta Didik Materi Fluida Dinamis

Dewi Susanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanti, Dewi. 2017. Pengaruh Level of Inquiry-Discovery Learning Berbantuan Mind Mapping terhadap Prestasi Belajar Fisika Peserta Didik Materi Fluida Dinamis. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Dwi Haryoto, M.Pd, (II) Sulur, S.Pd, M.Si, M.T.D.

 

Kata Kunci: level of inquiry, discovery learning, mind mapping, prestasi belajar fisika

 

Kurikulum 2013 menghendaki pembelajaran tidak hanya berpusat pada pendidik tetapi berpusat pada peserta didik. Kondisi di lapangan bertolak belakang dengan tuntutan pembelajaran Kurikulum 2013 yang belum sepenuhnya terlaksana. Pembelajaran yang belum melibatkan peserta didik dalam berdiskusi dan melakukan penyelidikan dapat berakibat pada rendahnya prestasi belajar peserta didik. Berdasarkan hasil UNBK 2015, rata-rata nilai UN fisika SMA negeri dan swasta sekota Malang adalah 67,1. Sedangkan berdasarkan hasil keterserapan untuk indikator fluida statis dan fluida dinamis untuk wilayah Nasional, Provinsi, dan sekota Malang dengan rata-rata masing-masing 66,75; 76,44; dan 56,24. Mind mapping dapat dijadikan sebagai bentuk catatan yang menarik dalam memahami materi esensial. Penggunaan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dapat memfasilitasi berkembangnya prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar fisika peserta didik yang belajar menggunakan model level of inquiry-discovery learning berbantuan mind mapping lebih tinggi daripada peserta didik yang belajar menggunakan model konvensional.

Penelitian ini menggunakan rancangan quasy experiment dengan desain posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 6 Malang. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI-MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-MIA 3 sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Prestasi belajar peserta didik diukur menggunakan instrumen yang berupa tes pilihan ganda. Instrumen tes terlebih dahulu diuji validitas, taraf kesukaran, daya beda, dan reliabilitas. Hasil tes diuji prasyarat menggunakan uji normalitas Liliefors dan uji homogenitas Bartlett. Selanjutnya, diadakan uji hipotesis menggunakan uji-t one tail dengan taraf signifikansi 5%.

Hasil prestasi belajar menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen  74.3 lebih tinggi daripada kelas kontrol  67,9, artinya peserta didik yang belajar menggunakan level of inquiry-discovery learning berbantuan mind mapping memiliki prestasi belajar fisika lebih tinggi daripada peserta didik yang belajar menggunakan model konvensional. Hasil uji-t one tail prestasi belajar didapat thitung = 2,481 > 1,666 t(72:0.05), menunjukkan bahwa prestasi belajar peserta didik yang belajar menggunakan level of inquiry-discovery learning berbantuan mind mapping lebih tinggi dibandingkan peserta didik yang belajar menggunakan model konvensional. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada pendidik untuk menerapkan model level of inquiry-discovery learning berbantuan mind mapping pada pembelajaran fisika khususnya materi fluida dinamis.