SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM FISIKA DALAM MELATIHKAN SCIENCE PROCESS SKILLS SISWA DI SMA NEGERI KOTA MALANG TAHUN AJARAN 2015-2016

nur lailatin nisfah

Abstrak


ABSTRAK

Nisfah, Nur Lailatin. 2016. Efektivitas Penggunaan Laboratorium Fisika dalam Melatihkan Science Process Skills Siswa di SMA Negeri Kota Malang Tahun Ajaran 2015-2016. Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Kadim Masjkur, M.Pd., (II) Drs. Agus Suyudi, M.Pd.

Kata Kunci: laboratorium fisika SMA, penggunaan laboratorium, science process skills.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap efektivitas penggunaan laboratorium Fisika dalam melatihkan Science Process Skills siswa kelas X di SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 9 Malang, yang meliputi aspek efektivitas penggunaan laboratorium Fisika dalam melatihkan science process skills siswa di SMA Negeri kota Malang tahun ajaran 2015-2016.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengambil tiga sekolah sampel yakni SMAN 3, SMAN 5, dan SMAN 9 kota Malang. Ketiga sekolah tersebut dinilai mewakili kualitas SMA Negeri se Kota Malang dan telah memiliki gedung laboraturium permanen. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan  teknik analisis deskriptif.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas penggunaan laboratorium Fisika dilihat dari efektifitas penggunaan laboratorium di SMAN 3 termasuk dalam kategori sangat efektif (82,1%), selanjutnya di SMAN 5 termasuk dalam kategori sangat efektif (82,1%) dan di SMAN 9 termasuk kategori cukup efektif (53,6%). Kondisi alat di masing-masing sekolah dalam keadaan bagus dan layak digunakan, sedangkan ketersediaan alat untuk kebutuhan praktikum sudah memenuhi meski setiap anak belum menggunakan alat sendiri dalam setiap praktikum, tetapi sudah dalam kelompok. Hasil wawancara mengenai penggunaan laboratorium dalam melatihkan Science Process Skills (SPS) terbukti bahwa ketiga sekolah mengetahui tentang pengertian SPS dan macam-macam SPS. Guru mengajarkan keterampilan SPS ke siswa yaitu keterampilan observasi/mengamati, keterampilan menginterpretasi data, keterampilan menggunakan alat bahan, keterampilan menyimpulkan, dan keterampilan mengkomunikasikan. Diperkuat dengan hasil angket dapat disimpulkan efektifitas penggunaan laboratorium dalam melatihkan  Science Process Skills siswa  di SMAN 3 dalam kategori efektif (76%), siswa di SMAN 5 dalam kategori cukup efektif (69%) dan siswa di SMAN 9 dalam kategori efektif (75%), tetapi tingkat pencapaian siswa di ketiga sekolah kurang pada keterampilan mengkomunikasikan.