SKRIPSI Jurusan Fisika - Fakultas MIPA UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Inti Berbasis Multimedia dengan SWiSHmax Sebagai Media Belajar Mandiri Mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang

Aulia Rahmatika Dewi

Abstrak


ABSTRAK

 

 

 

Dewi, Aulia Rahmatika. 2012. Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Inti Berbasis Multimedia dengan SWiSHmax sebagai Media Belajar Mandiri Mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang.Skripsi, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs.Widjianto, M.Kom; (2) Drs. Dwi Haryoto, M.Pd.

 

 

 

Kata kunci: modul, multimedia SWiSHmax, fisika inti, belajar mandiri.

 

 

 

Media sebagai perantara untuk menyampaikan informasi dari orang yang satu ke orang yang lainnya mempunyai peran yang sangat penting. Hal ini tak lain bertujuan untuk mempermudah seseorang dalam memberikan informasi kepada orang lain. Pemerolehan hasil belajar melalui indera pandang berkisar 75%, melalui indera dengar 13% dan melalui indera lainnya sekitar 12%. Pada teori atom, tidak mungkin peserta didik dapat melakukan percobaan untuk mengetahui atau melihat gejala atom sesungguhnya. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan media pembelajaran.

 

Tujuan pengembangan produk ini untuk merancang modul pembelajaran animasi fisika inti bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Malang serta mengetahui tingkat kelayakan modul pembelajaran animasi fisika inti bagi mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Malang. Model pengembangan yang digunakan merujuk pada CAI (Computer Assisted Instruction), dimana mahasiswa secara langsung berhadapan dengan komputer, sehingga materi yang disajikan pada multimedia tersebut dapat diterima langsung oleh mahasiswa.Melalui langkah-langkah berikut: analisis kebutuhan, desain flow chart dan storyboard, pengumpulan bahan dan software pendukung, produksi, serta finishing.

 

            Produk berupa modul animasi ini divalidasi oleh dosen ahli media dan ahli materi yang aktif mengajar di Jurusan Fisika UM. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan ahli media sebesar 81,25% dan ahli materi sebesar 82,39% yang menunjukkan kriteria persentase layak. Berdasarkan hasil tersebut,  modul berbasis multimedia yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika inti.