SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peranan Koperasi Sekolah Sebagai Sarana Pendidikan Dalam Upaya Melatih Kemampuan Enterpreneurship Siswa Di SMP Negeri 5 Malang

Horas Daniel Victor Siagian

Abstrak


ABSTRAK

 

Siagian,  Horas Daniel Victor. 2010. Peranan Koperasi Sekolah Sebagai Sarana Pendidikan Dalam Upaya  Melatih Kemampuan Enterpreneurship Siswa Di SMP Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sapir, S.Sos, M.Si, (II) Dr. Imam Mukhlis, S.E, M.Si

 

Kata Kunci : Koperasi Sekolah, Kemampuan Enterpreneurship Siswa

SMPN 5 Malang sebagai sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan melakukan peningkatan pembelajaran melalui pengadaan sarana pendidikan. Ilmu pengetahuan sosial sebagai bagian dari pembelajaran sekolah dapat ditingkatkan melalui koperasi sekolah. Di lingkungan sekolah, koperasi memegang peranan penting dalam upaya terwujudnya kemandirian bagi warga sekolah umumnya dan siswa khususnya. Keberadaan koperasi sekolah dibutuhkan untuk melatih, mendidik, dan mempertajam kemampuan kewirausahaan siswa. Tapi permasalahannya masih banyak pendidikan formal yang memandang koperasi sekolah hanya merupakan bagian pelengkap dari keberadaan sebuah lembaga pendidikan. Pengelolaannya pun kadang masih belum profesional dan terlihat seadanya.

Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui peranan koperasi sekolah sebagai sarana pendidikan dalam upaya melatih kemampuan entrepreneurship siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah: (1) Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Malang, (2) Guru Mata Pelajaran IPS, (3) Guru Pembina Koperasi, dan (4) Siswa SMP Negeri 5 Malang Tahun 2010. Prosedur pengumpulan data meliputi: (1) metode dokumentasi; (2) wawancara/interview; (3) metode kuesioner. Data yang diperoleh dari ketiga teknik tersebut dianalisis guna menyusun temuan lapangan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Data Reduction (Reduksi Data); (2) Data Display (Penyajian Data); (3) Conclusion Drawing/Verifikasi. Keabsahan data diuji dengan (1) perpanjangan keikut sertaan; (2) ketekunan/keajegan pengamatan; (3) teknik triangulasi.

Berdasarkan paparan data dan temuan penelitian diketahui bahwa: (1) Perkembangan koperasi sekolah di SMPN 5 Malang cukup baik, baik dari segi sumber daya manusia maupun pengelolaan sarana dan prasarana. Pengelolaan dan perencanaannya terangkum dalam program nyata dalam bidang organisasi usaha yang tertulis dalam rencana kerja pengurus tahun 2010. (2) Banyak manfaat yang diperoleh siswa dengan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi koperasi maupun kegiatan usaha koperasi sekolah. Manfaat itu dapat berupa ketrampilan-ketrampilan dalam wirausaha maupun manfaat dalam proses pengembangan kepribadian siswa seperti: mencatat, membukukan, melayani pelanggan, menerima barang, mengelola barang serta berbagai aktifitas transaksi lainnya. (3) Koperasi sekolah memiliki peranan yang penting dalam pengoptimalan potensi-potensi yang dimiliki oleh siswa, antara lain: wadah pengembangan potensi wirausaha siswa, sebagai laboratorium praktek siswa dalam pengimplementasi teori pembelajaran yang disampaikan dalam proses kegiatan belajar mengajar, sebagai tempat untuk pengembangan kepribadian siswa.

Dari paparan data dan temuan penelitian dapat diberikan saran bahwa: (1) Koperasi sebagai tempat pendidikan praktek lapangan berkoperasi dan berwirausaha bagi siswa hendaknya lebih ditingkatkan fungsi dan peranannya sebagaimana koperasi. (2) Bagi perkembangan usaha koperasi sekolah, hendaknya lebih ditingkatkan lagi sarana dan pra sarana koperasi serta variasi usahanya. (3) Hendaknya program-program yang dapat menumbuhkan jiwa entrepreneurship siswa, seperti mengikut sertakan penataran yang diselenggarakan Dekopinda serta pelatihan kewirausahaan sebaiknya segera dilaksanakan agar sesuai dengan visi yang diusung yaitu mendorong terciptanya dunia kewirausahaan bagi siswa. (4) Bagi siswa diharapkan koperasi tidak asing lagi, karena dalam kehidupan sehari-hari melalui praktek pengalaman dalam memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai koperasi terwujud nyata bagi siswa. Siswa juga mendapatkan pendidikan yang berbobot dari sekolah, meningkatkan mutu kader pembangunan, dan memudahkan mereka untuk memasuki dunia kerja.