SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Pengembangan Wisata Pantai Lombang Terhadap Kondisi Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi (Studi Pada Wisata Pantai Lombang di Desa Lombang Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep)

Arif Safrodin

Abstrak


RINGKASAN

Safrodin, Arif. 2019. Dampak Pengembangan Wisata Pantai Lombang Terhadap Kondisi Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi (Studi Pada Wisata Pantai Lombang di Desa Lombang Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep) Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Farida Rahmawati, S.E., M.E.

Kata Kunci: Pariwisata, Kondisi Lingkungan, Kondisi Sosial dan Ekonomi

Kabupaten Sumenep memiliki potensi kekayaan alam yang banyak untuk dijadikan sebagai daerah wisata. Salah satu daerah di Kabupaten Sumenep yang memiliki potensi sumber daya alam yaitu di Desa Lombang, di desa terdapat wisata yang bernama Wisata Pantai Lombang. Dalam pengembangan Wisata Pantai Lombang pernah terjadi permasalahan besar yang berdampak terhadap pendapatan daerah dan masyarakat. Permasalahan tersebut yaitu adanya sengketa kepemilikan lahan wisata antara pihak pemerintah dan pihak penggugat yang terjadi pada tahun 2007 hingga 2010. Pada tahun 2017 Wisata Pantai Lombang mulai berkembang kembali dengan ditunjukkan peningkatan wisatawan dan peningkatan pendapatan daerah Rp. 86.497.000.00 dari target Rp. 86.290.000.00 yang telah ditentukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sumenep.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pengukuran dampak sebelum dan sesudah Wisata Pantai Lombang berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak Wisata Pantai Lombang terhadap kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi di Desa Lombang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wisata Pantai Lombang pada saat berkembang kembali memberikan dampak yang positif terhadap kondisi sosial dan ekonomi di Desa Lombang karena wisata ini memberikan lapagan pekerjaan bagi pengangguran di Desa Lombang, serta memberdayakan masyarakat sekitar pada pengelolaan acara-acara tertentu seperti hari raya ketupat dan natal & tahun baru. Namun wisata ini memberi dampak yang kurang baik bagi lingkungan Desa Lombang, dikarenakan tidak adanya pengelolaan sampah dari pihak pengelola dan masyarakat, serta jalan raya yang menuju ke lokasi wisata menjadi rusak parah yang disebabkan tidak ada penanganan untuk pembenahan jalan dari pemerintah.