SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MAKNA BELANJA ONLINE BAGI MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG ANGKATAN 2015

Arrisa Ervia Putri

Abstrak


RINGKASAN

Arrisa, Ervia Putri. 2019.  Makna Belanja Online Bagi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang Angkatan 2015. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Wahjoedi, M.E,

Kata Kunci: Makna, Belanja Online, Mahasiswa.

Belanja online merupakan suatu proses membeli barang dan jasa melalui internet.Di era dewasa ini perkembangan teknologi semakin cepat, hal ini berdampak terhadap semakin tingginya persaingan dalam merebutkan pangsa pasar pada dunia usaha saat ini. Dengan berkembangnya teknologi yang cepat membuat banyak orang menggunakan teknologi itu untuk melakukan transaksi jual beli menggunakan internet. Kemajuan teknologi terutama teknologi informasi dan telekomunikasi yang didukung dengan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan dapat berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan seseorang. Kemajuan teknologi menjadikan mahasiswa menyukai belanja online. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dipilih sebagai responden dengan pertimbangan bahwa mahasiswa sudah menempuh masa pendiidkan yang cukup lama dan pengetahuan ekonomi yang memadai baik yang diperoleh melalui pendidikan formal maupun pendidikan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitarnya. Akan tetapi, mahasiswa belum mengetahui bagaimana makna belanja online yang sebenarnya. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu dilakukan penelitian yang berfokus untuk mengetahui bagaimana makna belanja online bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Angkatan 2015.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mahasiswa memaknai belanja online. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang dipilih berdasarkan pertimbangan peneliti. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa :

(1) Mahasiswa mengartikan belanja online sebagai belanja secara tidak langsung atau belanja melalui media sosial maupun website.

(2) Hal yang mendasari mahasiswa menyukai belanja online adalah adanya kemudahan dalam berbelanja yaitu kemudahan dalam hal memilih barang, kemudahan tidak perlu pergi ketokonya secara langsung.

(3) Permasalahan dalam belanja online yang dialami mahasiswa adalah barang datang tidak sesuai dengan gambar dan keterangan,  lambatnya proses pengiriman barang, lamanya respon penjual, pengemasan barang yang kurang baik.

(4) Cara mengatasi agar tidak terjadi penipuan saat belanja online adalah melihat akun online shop nya real atau tidak dengan melihat tag yang ada pada akun tersebut, dilihat dari testimony dan juga review dari selebgram tentang online shop tersebut, serta melihat penilaian toko dari konsumen yang membelinya.

Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu :

(1) Bagi Universitas Negeri Malang, Mengadakan edukasi untuk mengetahui dampak negative dan dampak ositif dari belanja online. Menghadirkan narasumber e-commerce terpercaya sehingga memberikan tips bagaimana belanja yang aman.

(2) Bagi Mahasiswa, Mahasiswa agar lebih berhati-hati dalam melakukan belanja online agar tidak terjadi penipuan.

(3) bagi peneliti, penelitian ini menjadikan pembelajaran bagi peneliti agar berhati-hati dalam melakukan belanja online dan peneliti mengetahui cara mengantisipasi penipuan ketika belanja online dengan cara memilih situs belanja yang man dan terpercaya.