SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Nilai Tukar, Suku Bunga, Pendapatan Nasional Dan Inflasi Terhadap Foreign Direct Investment (FDI) Di Indonesia Periode 2008-2017.

Nanda Anita Sari

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari nilai tukar, suku bunga, pendapatan nasional dan inflasi terhadap Foreign Direct Investment  (FDI) di Indonesia pada tahun 2008-2017.  Data penelitian diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif model VECM (Vector Error Correction Model). VECM digunakan untuk mengetahui apakah variabel memiliki pengaruh, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang nilai tukar, pendapatan nasional  dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap Foreign Direct Investment  (FDI)  di Indonesia. Nilai tukar, pendapatan nasional dan Inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap FDI. Sedangkan suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap FDI. Dalam jangka pendek  nilai tukar, pendapatan nasional, suku bunga dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Foreign Direct Investment  (FDI) di Indonesia.

Variabel BI Rate  berpengaruh signifikan terhadap FDI dengan hubungan pengaruh negative sebesar -15.25715 persen. Artinya jika terjadi kenaikan Birate sebesar 1% maka akan menyebabkan FDI turun sebesar -15.25715 persen. Variabel PDB Inflasi dan Kurs signifikan pada taraf nyata lima persen dalam mempengaruhi FDI. Pada variabel PDB mempunyai pengaruh positif terhadap FDI sebesar 124.3933 yang artinya, jika terjadi kenaikan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 1 % maka akan menaikkan FDI sebesar 124.3933 persen.

Variabel inflasi mempunyai pengaruh positif terhadap FDI sebesar 10.50574 Artinya, jika terjadi kenaikan inflasi  maka akan menyebabkan FDI naik sebesar 10.50574 persen. Dan yang terakhir Variabel kurs mempunyai pengaruh positif terhadap FDI sebesar 17.69671. Artinya, jika terjadi kenaikan inflasi  maka akan menyebabkan FDI naik sebesar 17.69671 persen.