SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pengembangan Industri Produk Unggulan Daerah Berbasis Klaster Di Kabupaten Blitar.

eva yunita Sari

Abstrak


UMKM di Kabupaten Blitar memiliki banyak potensi dalam menghasilkan produk unggulan, akan tetapi produk-produk tersebut belum teridentifikasi secara jelas yang menjadi prioritas utama Kabupaten Blitar.Penelitian ini bertujuan :

(1) Untuk mengidentifikasi subsektor industri pengolahan unggulan di kabupaten Blitar menggunakan metode shiftshare,

(2) Untuk mengidentifikasi bobot kriteria prioritas metode AHP dalam penentuan produk unggulan di Kabupaten Blitar,

(3) Untuk mengidentifikasi bagaimana identifikasi bobot kriteria prioritas metode TOPSIS dalam penentuan produk unggulan di Kabupaten Blitar,

(4) Untuk menentukan strategi pengembangan produk unggulan berbasis klaster di Kabupaten Blitar.

Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang digunakan untuk:

(1) mendapatkan kriteria-keriteria penentuan produk unggulan daerah di Kabupaten Blitar yang dianalisis dengan metode ShiftShare,

(2) menentukan kriteria produk unggulan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dan alternatif produk unggulan menggunakan metode TOPSIS. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Dalam penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling.

Hasil metode Shiftshare subsektor industri pengolahan diKabupaten Blitar  diperoleh subsektor yang tumbuh lebih cepat berdasarkan faktor lokasional yaitu sub sektor, Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya. Dari pengolahan dengan metode AHP untuk menentukan 8 bobot kriteria  yaitu produk unik atau khas, sumbangan terhadap perekonomian daerah, dampak terhadap lingkungan,tingkat daya saing, pasar, kondisi input, kemitraan dukungan kebijakan dan kelembagaan. diperoleh yaitu kriteria Pasar menempati bobot tertinggi,metode TOPSIS menentukan produk unggulan di Kabupaten Blitar yaitu kerajinan aksesoris indian art, aneka gendang dan bedug, kerajinan kayu jati, gerabah seni, kerajinan tempurung kelapa. DiperolehKerajinan Aksesoris Indian Art memiliki nilai preferensi atau jarak kedekatan relatif terbesar. Strategi pengembangan produk unggulan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam pengembangan industri di Kabupaten Blitar agar mampu meningkatkan daya saing, antara lain:

(1) Pemberian bantuan modal usaha;

(2) Pemasaran;

(3) Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (Pembinaan dan Pelatihan);

(4) Peningkatan Kualitas Produk. Pengembangan produk kerajinan indian art difokuskan pada kegiatan fasilitasi yaitu dengan memberikan pembinaan atau pelatihan  kepada pelaku usaha, mefasilitasi pemasaran melalui promosi atau pameran dan publikasi.