SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh PendapatanAsli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Desa (DD) terhadap Belanja Modal dan Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Timur Tahun 2015-2017

Dwi . Widyastuti

Abstrak


Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan per kapita penduduk suatu negara dalam jangka panjang yang disertai oleh perubahan dari penduduk itu sendiri seperti teknologi, pola pikir penduduk dan kelembagaan. Perkembangan pembangunan ekonomi dapat dilihat melalui tingkat pertumbuhan ekonomi. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, suatu negara harus menginvestasikan pendapatannya dapat berupa belanja modal. Semakin meningkatnya belanja modal maka akan berdampak pula pada tingkat produktivitas perekonomiannya. Pemerintah daerah membelanjakan pengeluaran daerah yang diperoleh dari pendapatan suatu daerah seperti PAD, DAU, DAK dan DD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PAD, DAU, DAK dan DD terhadap belanja modal dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2015-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan DAU berpengaruh terhadap belanja modal. Sedangkan untuk DAK tidak berpengaruh terhadap belanja modal. Hasil analisis kedua PAD, DAU dan DD memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Sedangkan DAK berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Belanja modal berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan hasil penghitungan koefisien pengaruh dari enam variabel membuktikkan bahwa terdapat pengaruh tidak langsung PAD dan DAU terhadap pertumbuhan ekonomi melalui belanja modal. Tidak terdapat pengaruh tidak langsung antara DAK terhadap pertumbuhan ekonomi melalui belanja modal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut pemerintah daerah diharapkan mampu mengelola dan memanfaatkan pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan dana desa untuk dialokasikan dalam belanja modal atau investasi guna kegiatan yang produktif bukan konsumtif.