SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH KURS, PENDAPATAN NASIONAL, SUKU BUNGA DAN INFLASI TERHADAP POSISI NERACA PEMBAYARAN

Nurhandayani Mutmainnah

Abstrak


RINGKASAN

Nurhandayani, Mutmainnah. 2019.  Pengaruh Kurs, Pendapatan Nasional, Suku bunga, dan Inflasi Terhadap Posisi Neraca Pembayaran. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Dwi Wulandari, S.E., M.M

Kata Kunci: Kurs, Pendapatan nasional, Suku Bunga, Inflasi, Neraca pembayaran

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang melakukan keterbukaan pada perekonomiannya (small open economy). Ciri dari negara small open economy ialah adanya keterbukaan terhadap dunia internasional yang diinterpretasi dengan kontribusinya dalam perdagangan internasional. Dalam small open economy juga memungkinkan aliran modal (inflow dan outflow) terjadi disetiap negara. Catatan transaksi perdagangan internasional dan aliran modal dapat dilihat melalui neraca pembayaran.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:

(1) pengaruh kurs terhadap neraca pembayaran,

(2) pengaruh pendapatan nasional terhadap neraca pembayaran,

(3) pengaruh suku bunga terhadap neraca pembayaran,

(4) pengaruh inflasi terhadap neraca pembayaran.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data sekunder. Data sekunder yang didapat merupakan data neraca pembayaran, kurs, pendapatan nasional, suku bunga, inflasi yang diperoleh dari dan web BI (Bank Indonesia BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia. Metode yang digunakan ialah Vector Error Corection Model (VECM). Bentuk data berupa data time series dengan frekuensi triwulanan dari 2010 sampai 2017. Analisis menggunakan alat analisis Eviews 8.

Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa :

(1) Kurs dalam jangka pendek berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap posisi neraca pembayaran, dalam jangka panjang kurs berpengaruh negatif signifikan terhadap posisi neraca pembayaran

(2) Pendapatan nasional dalam jangka pendek berpengaruh positif tidak signifikan terhadap neraca pembayaran, dalam jangka panjang berpengaruh positif signifikan terhadap posisi neraca pembayaran,

(3) Suku bunga dalam jangka pendek berpengaruh negatif terhadap posisi neraca pembayaran, dalam jangka panjang berpengaruh positif signifikan terhadap posisi neraca pembayaran,

(4) Inflasi dalam jangka pendek berpengaruh positif tidak signifikan terhadap posisi neraca pembayaran, dalam jangka panjang berpengaruh negatif signifikan.

Saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu: Bank sentral selaku otoritas moneter perlu mengikuti perkembangan nilai tukar agar tidak terlalu berfluktuasi. Disamping itu, perlu adanya kebijakan untuk menjaga volatilitas nilai tukar, kebijakan moneter dalam kerangka kerja target inflasi tetap dijalankan sebagaimana mestinya agar besaran tingkat inflasi setiap periode sesuai yang telah diekspektasikan pemerintah oleh Bank Indonesia, peningkatan pendapatan nasional melalui pendapatan masyarakat perlu dipacu, dalam jangka panjang surplus neraca pembayaran bisa diakibatkan oleh meningkatnya pendapatan.