SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan Di Delapan Negara ASEAN Periode 2013-2017

Noha Wahyu Itsnein

Abstrak


Bank merupakan lembaga yang sangat penting bagi dunia perekonomian. Terlebih bagi negara yang sedang berkembang seperti Indonesia dan beberapa negara ASEAN lainnya karena bank adalah lembaga pembiayaan bagi sebagian besar pelaku ekonomi di dunia. Melihat besarnya peran perbankan di dalam perekonomian, maka dibutuhkan informasi yang dapat dijadikan sebagai rumusan kebijakan untuk membangun sistem perbankan yang stabil dan untuk mencegah terulangnya kembali krisis ASEAN pada tahun 1997/1998 yang bermula dari krisis makro ekonomi kemudian berdampak negatif pada sisi penyaluran kredit perbankan dikarenakan gagalnya bank dalam menghimpun dana untuk alokasi kredit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel makro ekonomi terhadap penyaluran kredit perbankan di delapan negara ASEAN. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari website resmi Bank Dunia (World Bank). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif berbentuk data panel. Dalam penelitian ini, instrument penelitian menggunakan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan metode regresi data panel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua variabel makro ekonomi yaitu suku bunga dan inflasi berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap penyaluran kredit perbankan di delapan negara ASEAN, dan nilai tukar menunjukkan pengaruh secara positif dan signifikan terhadap penyaluaran kredit perbankan di delapan negara ASEAN. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semua variabel makro ekonomi dalam penelitian ini secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit perbankan di delapan negara ASEAN.