SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI (UKBM) DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DENGAN SISTEM KREDIT SEMESETER DI KELAS X IPS 1 SMA NEGERI 9 MALANG

Novalia Indri

Abstrak


ABSTRAK

Novalia, Indri. 2019. Analisis Efektivitas Penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) dalam Pembelajaran Ekonomi dengan Sistem Kredit Semester di Kelas X IPS 1 SMA Negeri 9 Malang. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Prof. Dr. Sri Umi Mintarti W., S.E., M.P., Ak.

Kata Kunci: efektivitas penggunaan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM), belajar mandiri, kemampuan akademik, kecepatan belajar

Mulai tahun ajaran 2018/2019 pola pembelajaran di sekolah menengah di ubah dari pola klasikal ke pola SKS (Sistem Kredit Semester) yang memungkinkan siswa belajar dengan lebih cepat atau lebih lambat disesuaikan dengan kemampuan akademik masing-masing. Dalam pembelajaran dengan pola SKS memungkinkan dalam satu kelas terdiri dari siswa dengan kemampuan akademik dan kecepatan belajar yang beragam atau heterogen, oleh karena hal tersebut disusunlah UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) sebagai bahan ajar pendukung kemampuan akademik dan kecepatan belajar siswa yang beragam dalam satu kelas. Dari sini peneliti melakukan penelitian di SMA Negeri 9 Malang khususnya kelas X IPS 1, dimana pada saat ini sedang menerapkan Sistem Kredit Semester dan menggunakan UKBM sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran khusunya mata pelajaran Ekonomi.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan UKBM dalam pembelajaran Ekonomi dengan Sistem Kredit Semester di Kelas X IPS 1 SMA Negeri 9 Malang melalui evaluasi system assessment, evaluasi program planning, evaluasi program implementation, evaluasi program improvement, dan evaluasi program certification.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian evaluasi, dan menggunakan model CSE-UCLA (Center of the Study of Evaluation – University of California in Los Angles). Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Data penelitian yang diperoleh dari lima orang informan, terdiri dari sartu orang guru mata pelajaran Ekonomi di Kelas X IPS 1 dan empat orang siswa kelas X IPS 1 berupa hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi selanjutnya dianalisis melalui tahapan berikut,

1) reduksi data,

2) penyajian data,

3) penarikan kesimpulan dan pengecekan keabsahan data.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh lima simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, didasarkan hasil evaluasi system assessment. Guru mata pelajaran Ekonomi Kelas X IPS 1 SMA Negeri 9 Malang, Ibu Sugiarti sudah sepenuhnya memenuhi kesiapan sebagai fasilitator dan pengorganisasi belajar siswa, penopang kajian, pembangun karakter siswa, serta penyedia/sumber belajar siswa dalam pembelajaran pola SKS dengan UKBM sebagai bahan ajar pendukung.

Kedua, didasarkan hasil evaluasi program planning. UKBM yang digunakan di Kelas X IPS 1 sudah memenuhi komponen utama berupa BTP, rincian KD, dan alat evaluasi diri. Diketahui juga pada saat sekarang ini guru belum sepenuhnya melaksanakan perencanaan, penyusunan dan pengembangan UKBM secara mandiri.

Ketiga, didasarkan evaluasi progran implementation siswa cenderung termotivasi untuk membaca dan berlatih secara mandiri, dan secara keseluruhan kemampuan UKBM dalam memfasiltasi belajar mandiri siswa Kelas X IPS 1 sebesar 50% s/d 60% dilihat dari kecenderungan siswa selama menggunakan UKBM. Terkait teknis penggunaan UKBM di Kelas X IPS 1, siswa cenderung belajar bersamaan, mendengarkan instruksi secara bersamaan, mengerjakan tugas secara bersamaan, dan mengikuti ulangan harian secara bersamaan menjadikan suasana pembelajaran masih (cenderung) sama dengan suasana pembelajaran pola klasikal.

Keempat, didasarkan evaluasi program improvement. Bagi guru sama halnya dengan faktor pendorong, faktor penghambat penggunaan UKBM di Kelas X IPS 1 adalah kekooperatifan siswa. Bentuk ketidak-kooperatifan siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan UKBM antara lain, malas-malasan (dalam artian siswa yang kurang aktif dalam rangka belajar mandiri) dan terlalu mengandalkan internet untuk memperoleh informasi terkait pembelajaran dengan alasan lebih mudah dan cepat. Sedangkan bagi siswa internet menjadi salah satu faktor pendorong dalam penggunaan UKBM, selain BTP dan diskusi dengan guru. Faktor penghambat bagi siswa antara lain, kesulitan memahami instruksi yang ada pada UKBM, kesulitan memahami materi dan mengerjakan kegiatan belajar yang ada pada UKBM, serta keterbatasan waktu mengerjakan UKBM.

Kelima, didasarkan evaluasi program certification. Penggunaan UKBM di Kelas X IPS 1 SMA Negeri 9 Malang sudah dapat dikatakan efektif, jika dilihat dari bagaimana UKBM dapat membantu siswa dengan kemampuan akademik dan kecepatan belajar yang beragam untuk belajar secara mandiri dan mencapai kompetensi sesuai dengan kemampuan akademik dan kecepatan belajar masing-masing.