SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Efisiensi Dana Alokasi Khusus Pendidikan Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah Kabupaten Bojonegoro

Noorcahya Ade Syafrina

Abstrak


RINGKASAN

Noorcahya, Ade Syafrina. 2019. Analisis Efisiensi Dana Alokasi Khusus Pendidikan dalam Pembangunan Ekonomi Daerah Kabupaten Bojonegoro. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Pembangunan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Agus Sumanto, S.E., M.SA.

Kata kunci: Efisiensi, DAK Pendidikan, pembangunan ekonomi daerah

Salah satu bentuk perhatian pemerintah Kabupaten Bojonegoro terhadap pendidikan adalah dengan dibentuknya program Gerakan Ayo Sekolah dengan pemberian bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan yang kemudian disebut dengan dak pendidikan adalah untuk mengatasi permasalahan putus sekolah yang terjadi pada siswa lanjut SMA sebanyak 2.221 anak. Besarnya angka tersebut menjadi konsentrasi pemerintah untuk memperbaiki sumber daya manusia yang menjadi aktor utama penggerak pembangunan ekonomi daerah. Adanya program Gerakan Ayo Sekolah yang telah berjalan sejak tahun 2015 kenyataannya perlu dilakukan evaluasi dan pembaruan peraturan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan tepat sasaran dan tepat guna.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dari alokasi dak pendidikan dan menentukan strategi melalui kebijakan yang direkomendasikan dari pencocokan data. DEA melalui efisiensi anggaran merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk melihat alokasi yang tepat sasarandan tepat guna pada masing-masing kecamatan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan alat analisis yang digunakan yaitu Banxia Frontier Analysis 4 dengan menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini menggunakan lokasi penelitian di Kabupaten Bojonegoro dengan mengambil samplesiswa SMA sederajat penerima DAK Pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. Tahapan yang dilakukan oleh peneliti sebelum penelitian yaitu melakukan kajian literatur kemudian melakukan pengumpulan data secara sekunder dan primer kepada Dinas Pemberayaan Masyarakat dan Desa di Kabupaten Bojonegoro, Bappeda Kabupaten Bojonegoro, dan siswa SMA sederajat penerima DAK Pendidikan di lokasi sample penelitian. Saat melakukan pengumpulan data juga melakukan observasi dan wawancara dengan subyek penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan kondisi daerah dari28 kecamatan yang terdiri dariefisien, kurang efisien dan tidak efisien.Kondisi efisien yaitu pada kecamatan yang nilai paramater efisiensinya mencapai 100 persen sebanyak 6 kecamatan, kondisi kurang efisien yaitu padakecamatan yang nilai parameter efisiensinya 90-99 persen sebanyak 3 kecamatan dan kondisi tidak efisien yaitu pada kecamatan yang nilai parameter efisiensinya 0-89 persen sebanyak 19 kecamatan. Untuk meningkatkan kondisi kecamatan agar efisien perlu memperhatikan besaran nilai alokasi dak pendidikan yang menjadi kebutuhan anggaran pada kecamatan tersebut. Rekomendasi strategi untuk meningkatkan kondisi efisiensi dak pendidikan yaitu dengan adanya keterlibatan masyaraat dalam proses perencanaan, monitoring sampai evaluasi untuk mewujudkan dak pendidikan yang tepat sasaran dan tepat guna.