SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Mudharabah Terhadap Terhadap Tingkat Profitabilitas Perbankan Syariah Indonesia Pada Tahun 2013-2017.

Vivianti Wahyu Nur 'Afifah

Abstrak


Perbankan merupakan salah satu tonggak dalam membangun sistem perekonomian dan keuangan negara. Sebagai suatu lembaga keuangan kepercayaan masyarakat, perbankan memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian. Perbankan syariah memiliki keunggulan dimana sistem dari perbankan syariah mengacu pada Al - Qur’an dan hadits yang mengharamkan adanya riba atau bunga, sehingga pada perbankan syariah menggunakan sistem bagi hasil. Hal ini yang membedakan dengan perbankan konvensional yang membebankan bunga pada nasabah. Agar masyarakat merasa yakin untuk menggunakan perbankan syariah sebagai jasa yang akan digunakan untuk membantu kendala ekonomi, maka masyarakat dapat melihat dari kinerja suatu bank tersebut. Dengan melihat suatu kinerja perbankan tersebut, diharapkan masyarakat lebih percaya menggunakan perbankan syariah. Untuk mengukur kinerja perbankan syariah salah satunya adalah melalui profitabilitas. Dimana tingkat profitabilitas yang tinggi akan menunjukkan kinerja keuangan yang baik dalam menghasilkan laba. Untuk meningkatkan profitabilitas perlu upaya untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh, salah satunya melalui pembiayaan. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pembiayaan yang sering digemari oleh masyarakat Indonesia adalah pembiayaan murabahah, dan pembiayaan mudharabah. Oleh sebab itu, pada penelitian ini, menggunakan pembiayaan murabahah, dan mudharabah yang dihitung melalui Return On Asset (ROA) sebagai alat ukur untuk menghitung tingkat profitabilitas pada perbankan syariah.

Penelitian ini bertujuan :

(1) untuk mengidentifikasi pengaruh pembiayaan murabahah terhadap tingkat profitabilitas perbankan syariah Indonesia Tahun 2013 - 2017,

(2) untuk mengidentifikasi pengaruh pembiayaan mudharabah terhadap tingkat profitabilitas perbankan syariah Indonesia Tahun 2013 - 2017.

Jenis penelitian ini me nggunakan kuantitatif, yang menggunakan data sekunder dengan kurun waktu lima tahun dari tahun 2013 - 2017. Alat analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Error Correction Model (ECM). Penelitian ini memiliki hasil bahwa pada jangka pendek pembiayaan murabahah signifikan dan pembiayaan mudharabah signfikan pada jangka panjang dan jangka pendek. Sedangkan pada jangka panjang pembiayaan murabahah tidak signifikan