SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

DAMPAK PROGRAM DESA MASLAHAT TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA KALIPUCANG KECAMATAN TUTUR KABUPATEN PASURUAN

Wulandari Diar

Abstrak


RINGKASAN

Wulandari, Diar. 2019. Dampak Program Desa Maslahat terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Kalipucang Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Imam Mukhlis, SE, M.Si

Kata Kunci : Pembangunan Pedesaan, Dampak Sosial, Dampak Ekonomi.

Undang-undang otonomi daerah memberikan keleluasaan dalam menentukan prioritas pembangunan daerah. Salah satu daerah yang gencar melakukan pembangunan adalah Kabupaten Pasuruan. Melalui Program Desa Maslahat dengan fokus kegiatannya adalah pembangunan pedesaan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Program tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di desa yang dianggap tertinggal. Melalui program ini pemerintah berusaha menumbuhkan pelaku-pelaku UMKM untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan penumbuhan UMKM di Desa Kalipucang dan dampak adanya program Desa Maslahat terhadap sosial ekonomi masyarakat. Dampak sosial dilihat dari mata pencaharian dan interaksi sosial, sedangkan dampak ekonomi dilihat dari pendapatan, kesempatan kerja, dan dampak pembangunan sektor lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi yang mendeskripsikan pengalaman kehidupan manusia tentang suatu fenomena tertentu seperti yang dijelaskan oleh para partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan responden yang berjumlah 16 orang. Analisis data menggunakan pengukuran dampak before vs after comparison, serta pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik.

Hasil penelitian menunjukkan kegiatan program Desa Maslahat melalui penumbuhan UMKM meliputi:

(1) Usaha Bersama sebagai Perwujudan Keberdayaan Ekonomi Masyarakat,

(2) Pengorganisasian Masyarakat dan Pengelolaan Usaha Bersama (dengan pendekatan integrasi dan penataan potensi), dan

(3) Merancang dan Melakukan Tindakan Bersama (Working Out Loud),

(4) Evaluasi, dan

(5) Membangun Organisasi yang Kuat.

Dampak sosial menunjukkan terjadi peningkatan interaksi sosial masyarakat karena banyaknya kegiatan di desa dapat menambah intensitas komunikasi dengan masyarakat lain. Bertambahnya komunikasi dengan masyarakat lain bisa menambah wawasan dan pengalaman bagi masyarakat desa. Sedangkan pada mata pencaharian tidak terjadi pergeseran pekerjaan pokok, mata pencaharian masyarakat tetap didominasi oleh petani dan peternak. Dampak ekonomi juga dirasakan melalui meningkatnya pendapatan masyarakat, sebelumnya para pelaku UMKM merupakan ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan. Adanya program Desa Maslahat menciptakan kesempatan kerja baik dalam bidang UMKM maupun pariwisata, karena dengan adanya program desa maslahat juga memberikan dampak pembangunan pada sektor lainnya yaitu perbaikan jalan dan terbentuknya desa wisata Kalipucang