SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh pendapatan, kontrol diri, dan pengelolaan keuangan pribadi terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto tahun angkatan 2016

Cahyani Alifia Inda

Abstrak


Cahyani, Alifia Inda. 2019. Pengaruh Pendapatan, Kontrol Diri, dan Pengelolaan Keuangan Pribadi Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto Tahun Angkatan 2016. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hari Wahyono, M.Pd.

Kata Kunci: pendapatan, kontrol diri, pengelolaan keuangan pribadi, perilaku konsumtif.

Seiring berkembangnya zaman yang semakin modern pola konsumsi masyarakat akan semakin beragam. Pola konsumsi individu saat ini tidak hanya pada pemenuhan kebutuhan, namun juga keinginan yang tidak terbatas.Kebutuhan setiap individu akan berbeda-beda, begitu pula pola konsumsinya karena dipengaruhi faktor internal seperti jenis kelamin, usia, pendapatan, jenjang pendidikan, dan perasaan tidak puas. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi pola konsumsi individu yaitu pendapatan.Sebagai konsumen juga harus memiliki kontrol terhadap dirinya agar tidak mudah lepas kendali atau mudah terpengaruh dalam melakukan konsumsi. Kontrol diri ini berasal dari internal individu itu sendiri. Kontrol diri sebagai kemampuan individu atau konsumen dalam mengendalikan perilakunya untuk bertindak secara rasional. Konsumen juga harus memiliki kemampuan mengelola keuangan pribadinya, seperti pendapatan. Pendapatan akan cukup jika individu mampu mengelola keuangan pribadinya dengan benar.

Perilaku konsumtif sering terjadi karena konsumen memiliki kontrol diri yang rendah dan kurang mampu mengelola keuangan pribadinya denga ntepat. Perilaku konsumtif dapat terjadi di semua kalangan konsumen, seperti halnya mahasiswa. Konsumen akan rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli beberapa barang yang mereka inginkan. Kebiasaan seperti ini jika terus dilakukan akan menjadikan konsumen memiliki perilaku konsumtif yang tinggi.Maka, perlu dilakukan penelitian mengenai perilaku konsumsi pada mahasiswa yang sedang kuliah dan sambil bekerja full time. Selain itu peneliti juga ingin mengetahui bagaimana kontrol diri dan pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa karena setiap bulannya mahasiswa memperoleh pendapatan dari hasil kerjanya tersebut, serta seberapa tinggi perilaku konsumtifnya karena biasanya individu yang telah mampu menghasilkan uang sendiri akan mudah bertindak sesuka hatinya, atau bahkan tidak rasional dalam melakukan konsumsi.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, kontrol diri, dan pengelolaan keuangan pribadi terhadap perilaku konsumtifsecara parsial dan simultan.

Penelitianinimenggunakanpendekatankuantitatifdenganmetodeeksplanasi. Jumlah populasi  dalam penelitian ini sebanyak 80 mahasiswa, sedangkan jumlah sampel yang digunakan adalah 67 mahasiswa yang diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program IBM SPSS Statistics 16.

Berdasarkan hasil analisis, maka ditarik simpulan bahwa:

(1) pendapatan berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto tahun angkatan 2016,

(2) kontrol diri berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto tahun angkatan 2016,

(3) pengelolaan keuangan pribadi berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto tahun angkatan 2016,

(4) pendapatan, kontrol diri, dan pengelolaan keuangan pribadi berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto tahun angkatan 2016.

Di dalam penelitian ini, penulis memberikan saran kepada:

(1) mahasiswa  STIE Al-Anwar Mojokerto yang telah bekerja dan memiliki pendapatan agar mampu  mengontrol diri dan mampu mengelola keuangan pribadinya supaya tidak bertindak konsumtif, dan

(2) peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian  dengan memperluas variabel-variabel lain, karena banyak variabel lain yang mempengaruhi perilaku konsumtif.