SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Dampak Industri Kerajinan Kendang Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar

Atriani Iftia

Abstrak


ABSTRAK

Atriani, Iftia. 2019.  Dampak Industri Kerajinan Kendang terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang,  Pembimbing Dr. Imam Mukhlis, S.E., M.Si

Kata Kunci: Industri Kreatif, Rantai Nilai, Dampak Sosial Ekonomi

Visi pembangunan daerah Kota Blitar terdapat pada RPJMD Kota Blitar tahun 2005-2025. Salah satu misi untuk mewujudkan visi pembangunan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi adalah dengan berorientasi pada industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan. Blitar merupakan kota yang dikenal dengan kerajinan bubut kayu. Hasil industri kerajinan yang terkenal dan menjadi komoditi unggulan Kota Blitar adalah kendang. Kendang merupakan salah satu hasil kerajinan yang dihasilkan oleh industri-industri kreatif di Kota Blitar. Kelurahan Tanggung merupakan pusat industri kerajinan kendang. Keunikan motif  kendang yang dimiliki menjadi ciri khas sehingga banyak di minati oleh masyarakat luas. Industri kerajinan kendang di Kelurahan Tanggung memiliki wilayah pemasaran yang luas baik domestik maupun mancanegara. Kerajinan kendang telah mampu menembus pasar ekspor  hingga ke Cina. Berkembangnya industri kerajinan kendang diharapakan berdampak pada kehidupan masyarakat sekitar baik ekonomi maupun sosial.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rantai nilai serta dampak industri kerajinan kendang terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Kelurahan Tanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskripsi dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Responden dipilh dengan cara  purposive sampling Wawancara dilakukan kepada Lurah Tanggung, Ketua Paguyuban Pengrajin Bubut Kayu Kelurahan Tanggung (P2BKKT), pemilik industri kerajinan kendang dan pekerja. Rantai nilai industri kerajinan kendang dilihat menurut aspek-aspek rantai nilai industri kreatif menunut Departemen Perdagangan Republik Indonesia (2008). Sedangkan dampak sosial ekonomi industri kerajinan kendang dilihat dengan menggunakan metode before after comparison.

Hasil penelitian menunjukan bahwa proses rantai nilai pada industri kerajinan kendang di Kelurahan Tanggung masih berjalan sederhana terutama pada penggunaan mesin-mesin yang masih sederhana dalam kegiatan produksi selain itu kegiatan promosi juga kurang dilakukan. Adanya industri kerajinan kendang mempunyai dampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar. Dampak ekonomi yang ditimbulkan adanya industri kerajinan kendang meliputi dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kelurahan Tanggung maupun luar Tanggung, serta berdampak pada sektor lain dengan berkembangnya wisata kampung afrika. Selain itu industri kerajinan kendang juga berdampak pada kondisi sosial masyarakat yaitu adanya perubahan mata pencaharian masyarakat dan mampu menciptakan jaringan atau hubungan sosial melalui interaksi yang dilakukan oleh berbagai pihak yang terlibat.