SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Struktur Pasar dan Inflasi terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia

Danik Wulan Rahma

Abstrak


RINGKASAN

Danik, Wulan Rahma. 2019. Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing (NPF), Financing to Deposit Ratio (FDR), Struktur Pasar dan Inflasi terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Skripsi, Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Imam Mukhlis, S.E., M.Si.

Kata Kunci: profitabilitas, bank umum syariah, data panel

Profitabilitas merupakan indikator yang dapat memperlihatkan tingkat kinerja suatu bank. Profitabilitas merupakan hasil pengurangan dari pendapatan/penerimaan dengan biaya-biaya. Rasio yang biasa digunakan untuk mengukur profitabilitas adalah Return On Assets (ROA). Hal ini dikarenakan ROA dapat memperlihatkan sejauh mana dana yang dihimpun dari masayarakat dapat menghasilkan keuntungan dengan menyalurkannya dalam aset-aset yang menguntungkan.

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio, Non Performing Financing, Financing to Deposit Ratio, struktur pasar, dan inflasi terhadap profitabilitas bank umum syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diakses melalui situs Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Data yang digunakan adalah data panel, gabungan data triwulanan dari Maret 2013 hingga Desember 2017 (time series) dan data 13 bank umum syariah (cross-section). Teknik analisis data yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM) yang diolah dengan program Eviews 8.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap profitabilitas adalah Capital Adequacy Ratio yang berpengaruh positif, Non Performing Financing yang berpengaruh negatif dan Financing to Deposit Ratio yang berpengaruh negatif. Artinya, kenaikan profitabilitas bank umum syariah dapat terjadi ketika nilai Capital Adequacy Ratio mengalami kenaikan, dan sebaliknya Non Performing Financing & Financing to Deposit Ratio harus bernilai rendah. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh terhadap profitabilitas adalah struktur pasar dan inflasi.

Nilai dari koefisien determinasi (R Square) adalah sebesar 0,71. Dalam hal ini besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terkait adalah 71 persen, sedangkan sisanya sebesar 29 persen dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model regresi estimasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan variabel yang dipakai terutama yang berkaitan dengan struktur pasar.