SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN BAHAN AJAR UKBM (UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI) MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X DAN XI IPS DI SMAN 8 MALANG

Artiya Iga

Abstrak


Artiya, Iga. 2019. Keefektifan Penggunaan Bahan Ajar UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X dan XI IPS di SMAN 8 Malang. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. Wahjoedi, M.E

Kata Kunci: UKBM, Evaluasi, System Analysis Evaluation Model, Mata Pelajaran Ekonomi

Penerapan kurikulum 2013 menuntut siswa untuk belajar mandiri dan  lebih aktif dalam pembelajaran. Kebijakan kurikulum 2013 membuat beberapa perubahan pada sistem dan proses pembelajaran, salah satunya adalah sistem kredit semester yang juga diterapkan di beberapa sekolah di kota Malang, termasuk SMAN 8 Malang. Dampak penerapan Sistem Kredit Semester ini mengakibatkan penggunaan UKBM (Unit Kegiatan Belajar Mandiri) dalam proses pembelajaran. UKBM adalah bahan ajar berisi susunan unit-unit kegiatan belajar yang dibuat berdasarkan kompetensi dasar yang akan dipelajari peserta didik. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu dilakukan penelitian yang berfokus untuk mengevaluasi dan menganalisis kesulitan siswa dan guru dalam penggunaan UKBM Ekonomi di kelas X dan XI IPS di SMAN 8 Malang.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi pendekatan kualitatif dengan System Analysis Evaluation Model. Model tersebut diambil karena menitikberatkan untuk mengevaluasi produk dari sebuah program dari proses penyusunan, implementasi, hingga hasil dan dampaknya pada peserta didik. Teknik pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.

 

Berdasarkan System Analysisi Evaluation Model (Input, Process, Output, Outcome, Impact) penerapan UKBM Ekonomi sudah memenuhi karakteristik dan prinsip yang diterapkan, kelengkapan komponen juga terpenuhi dengan baik, namun dalam implementasinya masih terdapat kekurangan seperti kecepatan belajar siswa yang belum sepenuhnya terpenuhi, kemandirian belajar yang masih menjadi masalah bagi siswa, serta suasana belajar di dalam kelas yang terkadang kurang kondusif di beberapa kelas. Kesimpulannya penggunaan UKBM Ekonomi di SMAN 8 Malang sudah berjalan dengan baik hanya saja perlu adanya perbaikan dalam beberapa hal, diantaranya mengoptimalkan peran guru untuk terus mengoptimalkan implementasi UKBM Ekonomi, serta peran sekolah dalam memfasilitasi kecepatan belajar siswa segera diwujudkan agar penggunaan UKBM semakin optimal.