SKRIPSI Jurusan Ekonomi Pembangunan - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Intensitas Mengakses Media Sosial, Lingkungan Sosial, dan Efikasi Diri terhadap Minat Berwirausaha Siswa Kelas XII APK di SMK Muhammadiyah 3 Singosari Tahun Ajaran 2018/2019

Megasari Agung Putri

Abstrak


 PENGARUH INTENSITAS MENGAKSES MEDIA SOSIAL, LINGKUNGAN SOSIAL, DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XII APK DI SMK MUHAMMADIYAH 3 SINGOSARI TAHUN AJARAN 2018/2019

Putri Agung Megasari1, Hari Wahyono2*

Universitas Negeri Malang

E-mail: megaputriagung09@gmail.com 

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas mengakses media sosial, lingkungan sosial, dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII APK di SMK Muhammadiyah 3 Singosari. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Variabel bebas dalam penelitian ini berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap variabel terikat. Sumbangan efektif variabel intensitas mengakses media sosial sebesar 12%, sumbangan efektif variabel lingkungan sosial sebesar 9,9%, sumbangan efektif variabel efikasi diri sebesar 16%, sedangkan sebesar 62,1% dipengaruhi oleh variabel lain.

Kata kunci : media sosial, lingkungan sosial, efikasi diri, minat berwirausaha

Jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat. Peningkatan jumlah penduduk tersebut tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia sehingga menyebabkan terjadinya pengangguran. Melihat kondisi tersebut, maka dunia pendidikan harus mampu berperan aktif menyiapkan sumber daya manusia terdidik yang mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan lokal hingga internasional yang tidak hanya menguasai teori tapi juga mampu menerapkan dalam kehidupan sosial yang kreatif, sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan untuk dirinya sendiri dan orang lain atau biasa kita sebut seorang entrepreneur.

Menjadi seorang entrepreneur tidak perlu menunggu lulus dari sekolah. Saat bersekolahpun kegiatan wirausaha dapat dilakukan. Dari hasil observasi ke SMK Muhammadiyah 3 Singosari seluruh siswa kelas 12 harus mengumpulkan tugas akhir mata pelajaran kewirausahaan berupa proposal usaha yang berfokus pada produk makanan. Disisi lain kegiatan wirausaha yang dilakukan beberapa siswa  SMK Muhammadiyah 3 Singosari adalah berjualan langsung di sekolah

mulai dari makanan ringan, minuman, hingga produk handmade hasil kreatifitas siswa yang dipasarkan secara langsung maupun melalui media sosial yang mereka miliki.

Kepercayaan diri (efikasi diri) merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan yang akan menciptakan kepuasan yang muncul bersamaan dengan adanya pengetahuan yang sudah diserap. Dengan melatih diri berjualan di sekolah saat jam istirahat, menantang rasa malu dan gengsi yang kemudian siswa akan terbiasa dan terlatih menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan diri untuk menjadi seorang wirausahawan.

Media sosial sendiri sudah menjadi trend terendiri di masyarakat, terutama di kalangan pelajar. Melalui media sosial yang mereka miliki, selain bertukar informasi pelajaran, siswa dapat dengan mudah mengakses informasi perkembangan dunia entrepreneur, mempromosikan produk bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia jual beli online, hingga tuntutan dan persaingan dalam dunia kerja yang dewasa ini semakin berat. Banyaknya pencari kerja tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia.

Dengan adanya media sosial, siswa diharapkan tergerak untuk berwirausaha dan memberikan terobosan untuk membentuk pola pikir bahwa siswa SMK dengan keterampilan dan pelatihan yang memadai di sekolah dapat menjadi wirausahawan muda terdidik yang mampu merintis usahanya sendiri, serta mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Selain itu ada faktor lain yang dapat mempengaruhi minat berwirausaha siswa, yaitu lingkungan sosial. Lingkungan sosial juga mempengaruhi minat berwirausaha siswa salah satunya adalah keluarga. Siswa yang memiliki orangtua yang bekerja sebagai pedagang atau wirausahawan cenderung ingin meniru orangtuanya sebagai wirausahawan. Lingkungan sekolah dan masyarakat juga mampu mempengaruhi keputusan siswa dalam hal berwirausaha. Dengan adanya tuntutan dari sekolah untuk siswa kelas 12 SMK Muhammadiyah 3 Singosari mampu membuat proposal usaha, membuat anggaran pembiayaan hingga proses pemasaran produk usaha merupakan salah satu cara agar siswa mengenal dunia kewirausahaan dan praktek langsung di sekolah. Dengan lingkungan masyarakat yang rata-rata merupakan pelaku usaha, mulai dari pedagang di pasar, pemilik usaha mikro, menengah,hingga makro diharapkan mampu memberikan wawasan kepada siswa dalam dunia entrepreneur.

Penelitian ini meneliti beberapa faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha siswa SMK. Faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha seseorang yaitu 1) faktor instrinsik berupa pendapatan, harga diri, perasaan senang, dan 2) faktor ekstrinsik berupa lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, peluang, pendidikan (Suhartini, 2011). Menurut Kristsada (2010: 20), faktor yang mempengaruhi minat adalah (1) Faktor internal yaitu segenap pikiran emosi dan persoalan dari dalam diri seseorang yang mempengaruhi minat sehingga tidak dapat dipusatkan, seperti motivasi dan kebutuhan, persepsi, dan sikap; (2) Faktor lingkungan eksternal, yaitu faktor yang berasal dari luar diri seseorang seperti, lingkungan sekitar, sarana, prasarana, dan fasilitas yang digunakan. Bagi siswa SMK untuk mengambil keputusan berwirausaha akan melibatkan faktor internal dan faktor eksternal. Dengan demikian keputusan untuk menjadi wirausaha merupakan suatu perilaku dengan keterlibatan tinggi.

Berdasarkan latar belakang permasalahan dan teori yang ada peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Intensitas Mengakses Media Sosial, Lingkungan Sosial, dan Efikasi Diri terhadap Minat Bewirausaha Siswa Kelas XII APK di SMK Muhammadiyah 3 Singosari.

METODE

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran (APK) di SMK Muhammadiyah 3 Singosari pada tahun ajaran 2018-2019 yang berjumlah 80 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional random sampling yaitu teknik pengambilan sampel secara acak yang seimbang atau sebanding dengan banyaknya subjek dengan sampel sebanyak 67 siswa.

Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket/kuisioner. Teknik angket digunakan untuk memperoleh data tentang intensitas mengakses media sosial, lingkungan sosial, efikasi diri, serta minat berwirausaha siswa. Peneliti memperoleh data melalui penyebaran angket atau kuisioner yang peneliti sebarkan pada siswa kelas XII APK SMK Muhammadiyah 3 Singosari sebagai responden bagi peneliti. Jenis angket yang digunakan adalah tertutup, di mana responden tinggal memilih jawaban yang sudah tersedia.

Analisis data dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial maupun simultan. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji mutlikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan analisis regresi linier berganda. Sedangkan untuk pengujian hipotesis menggunakan uji t yang digunakan untuk menguji apakah suatu variabel bebas (intensitas mengakses media sosial, lingkungan sosial, dan efikasi diri) berpengaruh secara parsial terhadap variabel terikat (minat berwirausaha) dan uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas (intensitas mengakses media sosial, lingkungan sosial, dan efikasi diri) terhadap variabel terikat (minat berwirausaha) secara simultan.

HASIL

Uji Normalitas

Untuk mengetahui kenormalan data, maka peneliti menggunakan uji Kolmogorov-smirnov dengan bantuan SPSS 16.0. Berikut adalah hasil uji normalitas dari penelitian ini:

Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 67

Normal Parametersa Mean .0000000

Std. Deviation 2.54328478

Most Extreme Differences Absolute .088

Positive .088

Negative -.073

Kolmogorov-Smirnov Z .718

Asymp. Sig. (2-tailed) .681

a. Test distribution is Normal.

Sumber: data diolah peneliti, 2019

Pedoman pengambilan keputusan uji normalitas adalah jika nilai signifikansi >0,05 maka data berdistribusi normal. Jika signifikansi 0.10, maka tidak terjadi multikolinieritas dalam model regresi tersebut. Hasil uji multikolinieritas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.

Tabel 2. Hasil Uji Multikolinieritas

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Collinearity Statistics

B Std. Error Tolerance VIF

(Constant) 5.533 4.706

MediaSosial_X1 .248 .095 .814 1.228

LingSosial_X2 .159 .074 .803 1.246

EfikasiDiri_X3 .283 .077 .979 1.022

a. Dependent Variable: Minat_Y

Sumber: data diolah peneliti, 2019

Nilai VIF dari ketiga variabel adalah kurang dari 10, maka data dikatakan tidak terjadi multikolinieritas pada ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, model regresi dalam penelitian ini telah terbebas dari adanya multikolinieritas.

Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas dilakukan dengan program SPSS untuk megetahui Scatterplot (alur sebaran) antara residual dan nilai prediksi dari variabel terikat yang telah distandarisasi. Hasil uji heteroskedastisitas dalam penelitian ini dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 1. Hasil Uji Heteroskedastisitas Scatterplot

Sumber: Hasil Pengolahan Data Peneliti, 2019

Uji heteroskedastisitas dengan Scatterplot sangat rentan terjadi kesalahan dalam penarikan kesimpulan  karena penentuan ada tidaknya pola atau alur atas titik-titik yang ada dalam gambar sangat bersifat subjektif. Oleh sebab itu, untuk mempertegas apakah terjadi heteroskedastisitas atau tidak maka peneliti melakukan uji heteroskedastisitas dengan Glejser. Hasilnya dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3. Hasil Uji Heteroskedastisitas

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) -.525 3.073 -.171 .865

MediaSosial_X1 .092 .062 .203 1.479 .144

LingSosial_X2 -.024 .048 -.067 -.488 .627

EfikasiDiri_X3 -.013 .050 -.031 -.250 .803

a. Dependent Variable: Abs_RES

Sumber: data diolah peneliti, 2019

Berdasarkan tabel tersebut dapat kita ketahui bahwa nilai signifikansi ketiga variabel tersebut lebih dari 0,05. Jika Sig.>0,05 dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heteroskedastisitas atau dengan kata lain terjadi homoskedastisitas. Sehingga model regresi dalam penelitian ini bebas dari masalah heteroskedastisitas.

Uji Hipotesis

Uji Regresi Linier Berganda

Berikut merupakan ringkasan hasil analisis regresi linier berganda dalam penelitian ini:

Tabel 4. Hasil Analisis Regresi Berganda

Coefficientsa

Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 5.533 4.706 1.176 .244

MediaSosial_X1 .248 .095 .287 2.603 .011

LingSosial_X2 .159 .074 .239 2.155 .035

EfikasiDiri_X3 .283 .077 .371 3.694 .000

a. Dependent Variable: Minat_Y

Sumber: data diolah peneliti, 2019

Berdasarkan tabel 4. di atas dapat kita ketahui bahwa nilai konstanta adalah sebesar 5,533. Koefisien regresi variabel intensitas mengakses media sosial (X1) yaitu sebesar  0,248. Koefisien regresi untuk variabel lingkungan sosial (X2) yaitu sebesar 0,159. Koefisien regresi untuk variabel efikasi diri (X3) sebesar 0,283. Dengan demikian maka dapat diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:

Variabel Intensitas Mengakses Media Sosial (X1)

Nilai signifikansi variabel intensitas mengakses media sosial (X1) adalah sebesar 0,011 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Nilai thitung variabel intensitas mengakses media sosial (X1) adalah sebesar 2,603 dimana nilai ini lebih besar dari nilai ttabel 1,998. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel intensitas mengakses media sosial (X1) terhadap minat berwirausaha (Y)  siswa kelas XII APK di SMK Muhammadiyah 3 Singosari Tahun Ajaran 2018/2019.

Variabel Lingkungan Sosial (X2)

Nilai signifikansi variabel lingkungan sosial (X2) adalah sebesar 0,035 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Nilai thitung variabel lingkungan sosial (X2) adalah sebesar 2,155 dimana nilai ini lebih besar dari nilai ttabel 1,998. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel lingkungan sosial (X2) terhadap minat berwirausaha (Y) siswa kelas XII APK di SMK Muhammadiyah 3 Singosari Tahun Ajaran 2018/2019.

Variabel Efikasi Diri (X3)

Nilai signifikansi variabel efikasi diri (X3) adalah sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Nilai thitung variabel efikasi diri (X3) adalah sebesar 3,694 dimana nilai ini lebih besar dari nilai ttabel 1,998. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel efikasi diri (X3) terhadap minat berwirausaha (Y) siswa kelas XII APK di SMK Muhammadiyah 3 Singosari Tahun Ajaran 2018/2019.

Uji F

Hasil uji F dalam penelitian ini dapat dilihat dalam tabel berikut.

Tabel 5. Hasil Uji F

ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1